Tampilkan postingan dengan label Clifford geertz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Clifford geertz. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Agustus 2014

Jual Buku Geertz dan Para Koleganya /Richard A Shweder

Jual Buku Geertz dan Para Koleganya /Richard A Shweder

Judul Geertz & Para Koleganya
ISBN 978-979-21-3949-5
Pengarang Richard A Shweder & Byron Good
Penerbit Kanisius
Terbit 01-07-2014
Halaman 226
Berat 245.00
Dimensi (mm) 155x225
Harga Rp 50.000
Sinopsis
Geertz telah berjasa besar menyediakan data dan analisa penelitian, serta memperkenalkan kajian Indonesia kepada dunia ilmu pengetahuan dan ilmu-ilmu sosial khususnya. Shweder, seorang dari Kolega Geertz, dan editor buku ini, lebih dari satu dasa warsa yang lalu pernah menulis bahwa jasa besar antropologi simbolik, yaitu mengubah paham yang semula menganggap bahwa gagasan, kata-kata, dan kenyataan adalah tiga hal yang saling berbeda. Selain itu, antropologi simbolik juga memperkenalkan bahwa aksi berpikir terjadi tidak sekadar di dalam benak kepala kita. Bagaimana mengatakan sesuatu adalah lebih penting daripada mengatakan sekedar apanya. Hal seperti ini juga berarti, misalnya, bahwa seseorang (hanya) dapat tahu apa yang dia pikirkan, jika saja dia sudah mendengar bagaimana yang bersangkutan mengatakan hal termaksud. Cara kerja Geertz yang mengutamakan penafsiran rangkaian simbol yang di/ter-pola-kan dalam apa yang dia hakekatkan sebagai “kebudayaan” (upacara, kesenian, iman keagamaan, kelembagaan, dan hal-hal lain sejenisnya) telah dikritisi oleh sebagian antropolog, termasuk beberapa ahli kajian Indonesia – khususnya mereka yang berbasis cara kerja dekonstruktif. Mereka memahami cara kerja Geertzian semakin sulit untuk mengungkap jejak-langkah pengalaman dan peristiwa masyarakat kebanyakan; yang selama ini rapuh tersandera oleh kesewenang-wenangan masyarakat dari kelas elit yang (sedang) berkuasa.

Jumat, 18 Juli 2014

Jual Buku Hayat dan Karya / Clifford Geertz

Jual Buku  Hayat dan Karya, Antropolog sebagai penulis dan pengarang. Penulis : Clifford Geertz
Judul : Hayat dan Karya, Antropolog sebagai penulis dan pengarang.Harga Rp 48.000
Penulis : Clifford Geertz
Tebal : xii + 170 halaman
Ukuran : 14,5 x 21 cm
ISBN : 979-9492-89-0
Penerbit : LKiS
Terbit : Cet I, September 2002
Kondisi Stok lama, Bagus

Sinopsis
Cliford Geertz, melalui karyanya ini, adalah salah seorang dari eksponen yang menggugat batasan ini. Karya yang ada di tangan pembaca ini merupakan suatu pemeriksaan kritis atas ke­dudukan ilmiah dan kedudukan literer ilmu antropologi, serta pada akhirnya masa depan ilmu antropologi. Geertz menelaah karya dari empat empu antropologi yang karya-karyanya kini telah menjadi klasik: Levi-Strauss, Evans-Pritchard, Malinowski, dan Ruth Benedict. Gugatan Geertz ini menggema bukan hanya di gelanggang antropologi, tetapi juga ke seluruh bidang ilmu sosial (bukankah memang telah mencair?). Selain karya ini, gugatan lain Geertz termuat dalam bukunya, After the Fact: Two Countries, Four Decades and One Anthropologist, yang juga telah kami terjemahkan dan terbitkan. Berbeda dengan Works and Lives, After the Fact merupakan perenungan dan refleksi apa yang di­alami dan dirasakannya sebagai seorang antropolog, dalam empat dasawarsa, di dua negeri tempatnya meneliti: Indonesia dan Maroko. Belakangan, beberapa teoritisi bersuara lebih provokatif dibanding Geertz mengenai topik ini. Seperti James Clifford dan George G. Marcus dalam kumpulan esai terkenal yang mereka edit, Writing Culture (1986), atau Renato Rosaldo, untuk menyebut beberapa, yang pada gilirannya menimbulkan “krisis representasi” dan “krisis legitimasi”, bahkan “otoritas” dalam ilmu-ilmu sosial. Kendati demikian, Geertz tak bisa diabaikan. Ia bisa disebut sebagai salah seorang yang telah membuka tirai perdebatan dan menyodok luruh kemapanan ini.

Sabtu, 28 Juni 2014

Jual Buku Mencari Demokrasi / Benedict Anderson

Judul: Mencari Demokrasi
Harga  Rp. 80.000 
Penulis: Benedict Anderson, Clifford Geertz, Daniel s. Lev, George McT. Kahin, Goenawan Mohamad, Takashi Shiraishi, William Liddle
Penerbit : Institut Studi Arus Informasi (ISAI)
Tahun : 1999
Tebal: 289 halaman
Kondisi: Seken,Bagus

Review:
Dari lintas pendekatan politik, antropologi, hukum, budaya, dan sejarah, kita berharap bisa mendapatkan inspirasi untuk mencoba menjelaskan absurditas demokrasi ala Indonesia.


Selasa, 08 April 2014

Jual Buku Agama Jawa ,abangan santri priyayi / Clifford Geertz

Jual Buku Agama Jawa ,abangan santri priyayi /Clifford Geertz
JudulAgama Jawa: Abangan, Santri, Priyayi
alam Kebudayaan Jawa
Penulis Clifford Geertz
Harga Rp 200.000
Kata Pengantar Taufik Abdullah
Catatan Pertama kali diterbitkan oleh Free Press (New York, 1964) dengan judul: The Religion of Java
Penerbit Komunitas Bambu Terbit 2013
ISBN 9786029402124
Sampul Soft Cover; Berat  0.91 kg
Ukuran 24 x 15.5 cm ;Tebal 640 hal.
Edisi    Cet. I, terj.Bahasa Indonesia
bibliografi, indeks, peta
Buku klasik dalam studi tentang Indonesia ini disebut-sebut sebagai salahsatu yang paling berpengaruh di dunia kajian kebudayaan dan terus menimbulkan pembahasan, perdebatan akademis serta menginspirasi kajian-kajian baru di tingkat internasional maupun nasional. Bahkan baru-baru ini Journal of Social Issues in Southeast Asia menyatakannya sebagai The Most Influential Books of Southeast Asian Studies.

Buku ini berasal dari disertasi Clifford Geertz berdasarkan penelitian di Jawa pada 1952–1954. Geertz mencoba menyimpang dari tradisi antropologi umumnya yang memberi perhatian utama kepada komunitas kecil petani atau penggembala, juga suku-suku terasing yang cenderung menghilang. Suatu kota kecil di Jawa Timur, disebut Modjokuto, dipilihnya untuk memberikan kontras terhadap kecenderungan tersebut, karena kota kecil itu mempunyai penduduk yang melek huruf dengan tradisi yang tua, urban, sama sekali tidak homogen serta sadar dan aktif secara politik. Di Modjokuto terjadi benturan budaya, dimana Islam, Hinduisme, dan tradisi animisme berbaur dalam satu sistem sosial.

Dari penelitian empiris dengan kombinasi analisis dan spekulasi yang jarang digunakan untuk memahami arti makna Jawa dan kebudayaannya, Geertz pun dijuluki penemu ilmu pengetahuan baru: antropologi spekulatif. Lebih jauh Geertz dinyatakan ikonoklast yang menghancurkan demikian banyak patung berhala dalam studi kebudayaan. Geertz bersinar sebagai ilmuwan ahli sejarah dan kebudayaan Indonesia (khususnya Jawa), juga salah seorang teoretikus antropologi paling terkemuka di dunia akademis.

Itu semua berawal dari buku ini dimana Geertz dengan cerdas dan kreatif mampu menggambarkan “peta budaya” yang dibentuk oleh warga dari konflik dalam kepercayaan, begitu juga persamaan serta kerukunan, lantas ide kelakuan beragama dalam kebudayaan Jawa yang dibagi menjadi Abangan, Santri, Priyayi. Akhirnya melalui kajian menyeluruh tentang agama Jawa ini pembaca diajak menelusuri seluk-beluk dan kedalaman kehidupan spiritual Jawa serta masalah integrasi politik dan sosial yang dicerminkan dalam agama, seraya menyadari bahwa kebudayaan bukanlah sesuatu yang serba utuh dan padu, melainkan penuh variasi dan diferensiasi.