Tampilkan postingan dengan label Cindelaras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cindelaras. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Oktober 2014

Jual Buku Ekonomi Politik Pangan, Kembali Ke Basis : Dari Ketergantungan Ke Kedaulatan /Bina Desa

Jual Buku Ekonomi Politik Pangan, Kembali Ke Basis : Dari Ketergantungan Ke Kedaulatan,Penulis : Bina Desa, CindebooksBuku Ekonomi Politik Pangan, Kembali Ke Basis : Dari Ketergantungan Ke Kedaulatan Harga : Rp60.000
Penulis : Bina Desa-Cindebooks
Ukuran : 14.5 x 21.5
Tebal : xvi + 363 halaman
Isbn : 978-602-97220-4-8
Penerbit : Cinde Books

Kegagalan pemerintah dalam memenuhi ketersediaan pangan yang kemudian dijawab dengan cara instan. Pun ketika Gagal cara instan yang satu, beralih kepada cara instan yang lain. Pada pertemuan KTT Asean dan Word Economic Forum (WEF) tahun ini contohnya, pemerintah mengundang investor asean dan para pengusaha besar pangan dunia untuk masuk ke Indonesia. Dalam kacamata kebangsaan, ini sama saja dengan meminta perusahaan pangan dunia untuk menguasai pangan di Indonesia sekaligus menyerahkan kedaulatan pangan bangsa. Ini menjadi kritik kita bersama. Ulasan-ulasan buku ini cukup komprehensif menjelaskan mengenai  politik pangan yang menjadi kritik kita semua. setidaknya, buku ini mampu menjawab pertanyaan besar mengapa di negri yang subur, kaya akan segalanya ini masih juga harus mengimpor pangan? Salah urus pemangku kepentingan maupun kebijakan yang langgeng dari masa lampau patut kita cermati melalui buku ini.

Rabu, 03 September 2014

Jual Buku Ekososiologi ,Deideologisasi Teori Restrukturisasi Aksi / Prof Dr Ir Sajogyo

Jual Buku Ekososiologi ,Deideologisasi Teori Restrukturisasi Aksi, Prof Dr Ir Sajogyo, Cindelaras
Judul Buku Ekososiologi ,Deideologisasi Teori Restrukturisasi Aksi Harga Rp 110.000
Prof Dr Ir Sajogyo
Penerbit Cindelaras
Terbit: 2006
Bahasa: Indonesia
ISBN:9793087285
Cover: Soft Cover
Tebal : 516hlm
Berat Buku: 590gram
Ukuran:  21.4 x 14.5
Kondisi: Baru, Bagus
Stok:     1

EKOSOSIOLOGI: “ Deideologisasi Teori – Restrukturisasi Aksi”. Ini adalah sebuah judul buku yang eksotik, kado ulang tahun ke-80 Prof. Dr. Ir. Sajogyo, persembahan dari Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas, SAINS (Sajogyo Insight), dan Sekretariat Bina Desa Sadajiwa.
Istilah ekososiologi yang menjadi judul buku koleksi tulisan Guru Besar Sajogyo adalah sosiologi dalam arti luas. Ekososiologi tidak terbatas pada relasi
dengan eko-nomi, pun tidak terbatas pada relasi dengan eko-logi, tetapi ekosistem humana natural dimana ekonomi dan ekologi dapat menjadi dominan. Ekososiologi adalah sosiologi yang diterapkan, di-kontekskan pada dan berbahan baku dari ekosistem humana dan natural. Untuk ber-ekososiologi dibutuhkan sifat ilmu yang transdisipliner dan multidisipliner.
Pencarian ilmu yang multidisipliner, interdisipliner, dan juga cocok dengan realitanya itulah yang klop dengan tuntutan etika tradisional “ngelmu iku kelakone kanthi laku” (ilmu terbentuk karena praktik, aksi dan perbuatan), sebagaimana yang dihayati Guru Besar Sajogyo dalam pengembaraannya selama separuh abad lebih sebagai “dari praktik ke teori dan ke praktik yang berteori”. Di sini terjadi hubungan dialektika yang tak pernah henti antara teori dan praktik, atau praktik dan teori. Dalam terang penghayatan itu, maka agar tetap cocok dengan realita ilmu dan teori sebagai bangunan pokok ilmu haruslah di-ideologisasikan. Setelah bebas dari ideologi bukan berarti ilmu dan teori itu lantas menjadi netral, dalam arti “tidak berpihak siapa-siapa”, namun harus berpihak kepada realita.
Ciri khas ilmu yang cocok dengan realita adalah ilmu yang berguna. Berguna bagi manusia, manusia yang selama ini dibutakan mata hatinya agar tidak tahu realita. Manusia yang masuk dalam golongan ini adalah kaum marjinal dan tertindas. Adalah mereka yang “tercacat secara sosial” atau yang daya hidupnya telah lama dibekukan oleh “kemiskinan strultural”.
Melalui buah-buah pikir Guru Besar Sajogyo itulah, kita semua diajak menelusuri zuhud kecendekiawanannya. Bagi Sajogyo, ilmu bukanlah privilege namun milik yang mesti diabdikan dan diamalkan untuk dan dalam masyarakat. Inilah tawaran sekaligus tantangan bagi para ilmuwan muda dan siapa saja yang prihatin dengan dan berjuang bersama petani pedesaan.
Ke-begawanan Guru Besar Sajogyo dirintis lewat kecantrikan ketika pada tahun 1954, tepatnya tanggal 18 Mei, diangkat menjadi Pegawai Bulanan di Fakultas Pertanian Bogor. Seluruh hidupnya, jiwa dan perasaannya, diabdikan untuk pedesaan, kemiskinan dan ekonomi rakyat. Perjalanan panjang itu akhirnya menghantarkan Sajogyo diangkat menjadi Rektor IPB, Institut Pertanian Bogor, pada 23 April 1977. Kedermawanannya yang tulus dan tak pernah henti, telah melahirkan ilmuwan-ilmuwan muda yang kemudian menamakan diri sebagai Mazhab Bogor. Ini bukan sekadar metamorphosa, tetapi sebuah re-inkarnasi keilmuan demi menjaga kelangsungan sejarah pemikirannya.
Ide “pemberdayaan”
Jauh hari sebelum ide “pemberdayaan” menjadi sebuah model solusi keterbelakangan ekonomi dan akhirnya menjadi ideologi penting bagi sebuah transformasi pedesaan di era 1990-2000-an, Sajogyo dan para muridnya bahkan sudah lebih dahulu mulai meretas gagasan itu. Dengan kata lain, Mazhab Bogor telah satu langkah lebih maju dalam menggagas perubahan sosial yang transformatif dan berhaluan kritis ala post-developmentalisme.
Bagi Sajogyo dan murid-muridnya, kemiskinan yang membelenggu lapisan terendah dalam sistem sosial pedesaan, tidak lain adalah adanya dimensi ketimpangan dan ketidakberdayaan penguasaan akses pada sumber-sumber nafkah seperti: tanah, kapital, dan sumberdaya alam. Dalam alam pikiran Mazhab Bogor, persoalan kemiskinan dan ketidakpastian nafkah pedesaan tidak bisa dijelaskan secara sederhana hanya karena petani memiliki sikap pasrah (etika fatalisme) atau tidak dapat memanfaatkan sumberdaya yang tersedia secara tidak efisien. Juga, kemiskinan, bukanlah semata-mata karena petani melakukan ketidak-akuratan kalkulasi rasional dari operasi ekonomi nafkah, lebih dari itu, ada penjelasan-penjelasan ketimpangan institusional-kultural yang harus diperhitungkan dan diikutsertakan dalam variable-variabel keseluruhan analisis.
Kekuatan karakter Mazhab Bogor adalah karena mereka memposisikan dirinya dalam tradisi pemikiran konfliktual. Penjelasan ratifikasi persoalan serta cara menyelesaikan masalah kemiskinan dan keterbelakangan di pedesaan, selalu menunjuk pada akar-masalah ketimpangan akses sumberdaya agraria/sumberdaya alam, ketimpangan struktur-jender, ketimpangan akses informasi, dan jurang pendapatan, sebagai penyebab yang harus dicermati dengan seksama. Akhirnya perjalanan Sajogyo yang bersama koleganya pernah mendirikan YAE (Yayasan Agro Ekonomika) – P3ER (Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Rakyat), yang sempat diperhitungkan di dunia penelitian dan penerbitan harus menerima sebuah kenyataan karena akhirnya harus dibubarkan karena kesulitan keuangan.
Tapi Sajogyo adalah Sajogyo yang selalu menjaga perannya sebagai “manusia tapal batas”, yang, dengan modal simboliknya terus berkelana sebagai musafir untuk selalu menemukan telaga-telaga pengetahuan demi menjaga kesinambungan sejarah pemikirannya. Lalu para murid-muridnya yang setia itu, membuatkan padepokan yang diberi nama Sajogyo Insight di Malabar 22, Bogor, di sebuah rumah yang tetap asri yang juga dihuninya sejak puluhan tahun lalu.
SOEDARSONO ESTHU SA’TJIPTORAHARDJO adalah pegiat rekonsiliasi, tinggal di Jakarta.

Sabtu, 19 Juli 2014

Jual Buku ILMU BERHEMAT /Hans Nirschl


Jual Buku ILMU BERHEMAT Panduan Kredit MIKRO untuk Usaha Kecil Penulis Hans NirschlJudul ILMU BERHEMAT Panduan Kredit MIKRO untuk Usaha Kecil
Penulis Hans Nirschl Harga Rp 50.000
Penerbit Cindelaras
Kondisi Baru, Bagus, Segel, 1 buah

Rabu, 16 Juli 2014

Jual Buku ABC GLOBALISASI /Francis Wahono

Jual Buku ABC GLOBALISASI Francis Wahono
Judul ABC GLOBALISASI
Penulis: Francis Wahono
Penerbit : Cindelaras
Thn Terbit: 2005
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9793087242
Cover: soft Cover
Halaman: 50
Berat:160.00 (gram)
Dimensi(LxP):24 x 16.5
Stok: 1 buah
Kondisi:baru
Harga: Rp 22.000

Jual Buku 10 Alasan Bubarkan IMF dan Bank Dunia

Jual Buku 10 Alasan Bubarkan IMF dan Bank Dunia
Judul 10 Alasan Bubarkan IMF dan Bank Dunia
Penulis Kevin Danaher
Harga Rp 28.000
Penerbit Cindelaras
Terbit: 2005
Bahasa:  Indonesia
ISBN:   9793087161
Cover: Soft Cover
Halaman:  136
Berat :  200 (gram)
Dimensi(LxP): 20 x 12
Stok : 1 buah
Kondisi Baru

Jual Buku Pengelolaan Lingkungan Internasional

Jual Buku Pengelolaan Lingkungan Internasional
Judul Pengelolaan Lingkungan Internasional, dari sudut pandang Negara sedang Berkembang
Harga:  Rp 25.000
Penulis: Tim TWN
Penerbit Cindelaras
Terbit: 2005
Bahasa: Indonesia
ISBN:
Cover:  Soft Cover
Kondisi: baru
Tebal:  74hlm
Berat : 100.(gram)
Ukuran(LxP):  20 x 13
Stok:     1 buah

Jual Buku A Better World is Possible (Nirwana Dunia itu Niscaya)

Jual Buku A Better World is Possible (Nirwana Dunia itu Niscaya)
Judul A Better World is Possible (Nirwana Dunia itu Niscaya)
Penulis : International Forum on Globalization
Harga:  Rp 25.000
Penerbit: Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas
Terbit : 2004
Halaman: 84
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9793087196
Cover: Soft Cover
Berat Buku: 125(grm)
Ukuran(LxP): 19 x 13
Stok:     1 buah
Kondisi: Buku baru

Senin, 14 Juli 2014

Jual Buku Dewa Dewa Pencipta Kemiskinan /Graham Hancock

Jual Buku Dewa Dewa Pencipta Kemiskinan,  Graham Hancock,  Penerbit Cindelaras,
Buku Dewa Dewa Pencipta Kemiskinan,
Penulis:     Graham Hancock, 
Harga Rp 75.000
Penerbit:     Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas, 2005.
Bahasa:     Indonesia
ISBN:     9793087285
Kulit Muka:     Soft Cover

Tebal:     443hlm
Berat Buku:     570gram
Ukuran:     21 x 14.6
kondisi : Baru, bagus, segel, stok lama

Buku ini bertitel asli Lords of the Poverty, The Power, Prestise, and Corruption of the International Aid Bussiness. Buku yang diterbitkan pertama kali tahun 1989 ini masih relevan dengan apa yang tengah terjadi di belahan Dunia Ketiga manapun, termasuk Indonesia. Ditulis 443 halaman oleh Graham Hancock.
ISBN: 9784
Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas, 2005.

Rabu, 23 April 2014

Jual Buku GERAKAN SOSIAL BARU / Francis Wahono

Jual Buku GERAKAN SOSIAL BARU Manajemen dan Praktek,  Editor : Francis Wahono, GS Purwanto, Sigit Sukariadi, Penerbit : Cinde BooksJudul : Buku GERAKAN SOSIAL BARU Manajemen dan Praktek
Editor : Francis Wahono, GS Purwanto, Sigit Sukariadi
Harga : Rp. 45.000 
Penerbit : Cinde Books-Cindelaras
Kondisi : Segel,Baru


Ulasan:Menumbuhkan Gerakan Petani Organik
Salah satu program pendidikan dan pemberdayaan ekologis-ekonomis CINDELARAS PARITRANA adalah pendidikan pertanian organik secara partisipatif. Pendidikan tersebut dilakukan di komunitas desa atau dusun yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Memang kebanyakan petani secara umur sudah menjadi semakin tua, namun petani-petani muda yang bersemangat masih cukup ada. Tanpa pendidikan pertanian organik, pola pertanian yang dilakukan kebanyakan konvensional, yakni mempergunakan pupuk buatan, pestisida serta herbisida yang berlebihan bertahun-tahun. Tambahan lagi, benih-benih hibrida maupun hasil intervensi transgenik banyak masih menjadi andalan. Bibit lokal atau endemik masih kurang digunakan. Pendidikan pertanian organik selain memperkenalkan kembali penanaman benih lokal juga mendorong lebih banyak penggunaan pupuk kandang dan kompos serta pestisida dan herbisida alami. Banyak dari petani belum menyadari kalau penggunakan asupan kimia non-organik secara berlebihan menimbulkan ancaman kesehatan maupun merusak kualitas tanah mereka. Sementara itu bahan-bahan organik yang ada di sekitarnya bersifat menyuburkan tanah tidak banyak digunakan. Dari segi perhitungan bisnis, penerapan pertanian organik dalam jangka menengah dan panjang akan lebih menguntungkan selain juga menyehatkan manusia dan lingkungan.

Melihat keprihatinan tersebut, CINDELARAS PARITRANA mengajak petani muda dari 5 komunitas masing-masing mewakilkan 2 orang untuk belajar ekologi tanah dengan Wadah Belajar Petani di Godean. Pelatihan Ekologi Tanah (PET) adalah pendidikan untuk mengetahui kondisi tanah secara fisik, kimia dan biologi dengan alat sederhana. Artinya secara fisik bisa mengetahui struktur tanah, kemampuan tanah menyimpan air, udara tanah, dan daya kapiler tanah. Selain itu, secara kimia juga dapat mengetahui keasaman tanah, kapasitas tukar kation, uji mineral atau mengetahui kesuburan tanah. Secara biologi petani juga bisa mengetahui kehidupan tanah. Dalam PET tersebut tanah yang diuji sebagai bahan praktek adalah tanah dari lahan mereka sendiri. Cara ini untuk menyadarkan mereka agar mereka bisa memilih tindakan yang tepat terhadap tanah mereka sendiri. Setelah diuji mereka tahu lahannya sudah rusak akibat penggunaan pupuk dan pestisida kimia terus menerus.
Sepulang dari pelatihan tersebut, banyak petani yang semakin kuat untuk berubah sikap. Mereka memanfaatkan bahan organik yang ada di sekitar mereka dan sudah tidak lagi menggunakan bahan kimia non-organik lagi. Sistem pertanian yang mereka terapkan tersebut mereka sebut dengan pertanian organik. Untuk menguatkan sistem pertanian organik yang mulai dijalankan, mereka yang ikut Pelatihan Ekologi Tanah sepakat untuk membentuk kelompok sebagai media bertemu mendiskusikan sistem pertanian yang dijalankan. Kelompok ini semula diberi nama ”Soko Alit”, kemudian pada perkembangannya berganti nama menjadi Petani Organik Cindelaras (POCi). Tujuan dibentuknya POCi adalah untuk memperkuat dan mengembangkan pertanian organik di komunitas masing-masing dan di komunitas lain dalam wilayah dampingan CINDELARAS PARITRANA. Kesepakatan tersebut didukung sepenuhnya oleh CINDELARAS PARITRANA. Dengan demikian, terjadi transformasi pengetahuan dari petani ke petani, sehingga lebih mudah diterima karena penyampaiannya dengan bahasa dan pengalaman para petani sendiri dalam mengelola lahan pertaniannya.
Balak: Membangun Paguyuban dan Menemukan Pestisida Nabati
Petani Organik Cindelaras (POCi) adalah sebuah kelompok yang beranggotakan petani dari komunitas Kleben, Jetis, Pakelan, dan Karangwuni. Masing-masing anggota mempunyai pengalaman spesifik untuk saling melengkapi dengan saling belajar satu dengan yang lain. Kleben dengan pengalaman pertanian organik padi, Jetis dengan pengalaman pertanian tumpangsari, Pakelan dengan pengalaman pertanian palawija lahan tadah hujan dan Karangwuni dengan biogasnya. POCi telah ikut mengembangkan pertanian organik di komunitas dampingan CINDELARAS PARITRANA pada kurun waktu 2006-2008, antara lain di Komunitas Balak, Payak, Pakelan, Karang Wetan, Karang Padang, Banjarsari, Kalidadap, Temben, bahkan di 3 desa di Naganraya, Acdeh: Cot Rambong, Cot Mee dan Kuala Tadu. POCi yang beranggotakan para petani organik, bersemangatkan ”Saka Alit” mempunyai harapan dari jumlah kecil para petani yang kecil pula, bila bersama-sama dan serempak, akan pula bisa menyangga gerakan besar pertanian organik di Indonesia. Kata ”POCi” sendiri menandai sebuah lambang tempat minuman, biasanya untuk menyedu teh, yang kendatipun kecil mungil bentuknya, tetapi mampu menyatukan orang dan membentuk komunitas, yang saling mendukung, saling asah-asuh, yang akan mampu menggerakkan masyarakat lebih luas mengubah diri dari bertani secara konvensional menjadi bertani secara organik. Begitu cita-cita, doa dan semangat yang mendasari kerja POCi.
Komunitas Balak di Cawas, Klaten memiliki lahan sawah yang luas dan sebagian besar penduduknya hidup sebagai petani. Persoalan yang dihadapi pada waktu itu salah satunya di sektor petanian yaitu tanah pertanian semakin bantat (tanah kenyal dan mengeras), kebutuhan pupuk semakin banyak dan mahal, serangan hama keong semakin tak terkendali. CINDELARAS PARITRANA masuk komunitas Balak melalui sektor pertanian dengan mengadakan pelatihan pertanian organik dan ekologi tanah. Pesertanya ada 49 orang berasal dari wakil-wakil kelompok tani Desa Balak. Dalam pelatihan, proses yang terjadi adalah saling belajar dan berbagi pengalaman bertani. Hasilnya, mereka menemukan pestisida nabati untuk mengatasi serangan hama. Selesai pelatihan, mereka sepakat membentuk kelompok pertanian organik yang diberi nama ”Balak Gumbregah”. Kelompok tersebut sampai sekarang masih aktif dan mengembangkan diri membangun ekonomi berbasis pertanian organik dengan produksi beras organik, kompos, dan katul jahe yang pengolahannya memakai biogas dari bahan tlethong (kotoran) sapi.
Payak dan Pakelan: Pertanian Bersemangat Organik
Selain di Balak, CINDELARAS PARITRANA juga masuk komunitas Payak, Bantul, DIY, lewat sektor pertanian. Pertanian komunitas Payak adalah lahan sawah dengan pola tanam ”padi-padi-palawija.” Persoalan yang dihadapi Payak waktu itu di antaranya lahan sempit, kebutuhan sarana pertanian semakin tinggi dan harga semakin mahal serta bagaimana agar tanah sisa galian pembuatan batu bata bisa ditanami lagi. Untuk masuk sektor pertanian komunitas Payak, CINDELARAS PARITRANA bekerja sama dengan POCi mengadakan Pelatihan Ekologi Tanah (PET) dan pertanian organik. Peserta pelatihan 35 orang bapak-bapak dan ibu-ibu. Pelatihan dilakukan dengan diskusi dan praktek, yaitu pembuatan kompos, pestisida nabati, dan uji tanah dengan alat sederhana. Setelah tahu hasilnya mereka semangat untuk bertani organik, apalagi dalam pelatihan tersebut juga ada praktek membuat kompos atau pupuk organik yang terbukti ramah lingkungan.
Selain mengembangkan pertanian organik di komunitas lain, POCi memperkuat pertanian organik di komunitasnya sendiri (komunitas anggota POCi) yaitu di Pakelan, Moyudan, Sleman, DIY. Pakelan adalah komunitas yang sebagian besar warganya sebagai petani. Pertanian di Pakelan adalah setengah tadah hujan dengan pola ”padi-padi-palawija” itu pun jika airnya lancar. Materi pelatihan di Pakelan meliputi: PET, pertanian organik dan mengulas tentang sistem tumpangsari baik teori maupun praktek. Peserta pelatihan ada 14 orang, 3 di antaranya perempuan. Dalam pelatihan tersebut petani Pakelan mengajak 4 petani dari Sejati Pasar ikut ngangsu kawruh dalam POCi. Selesai pelatihan para peserta semakin kuat untuk bertani organik dan membentuk kelompok Petani Organik Guyup Rukun(POGR) yang anggotanya adalah petani dari Pakelan dan Sejati Pasar. Dengan POGR mereka mempunyai tujuan untuk mempererat gotong-royong dan bertekad menjadi ”pioneer” di lingkungan mereka dan menjadi fasilitator di tempat-tempat sekitarnya.http://lembagasemai.blogspot.com 

Kamis, 03 April 2014

Jual Buku EKONOMI HIJAU Manajemen Pembangunan Berkelanjutan

Jual Buku EKONOMI HIJAU Manajemen Pembangunan Berkelanjutan Francis Wahono Cinde Books


















Buku  : EKONOMI HIJAU Manajemen Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Komunitas dari Papua sampai Aceh
Harga buku: Rp. 60.000 
Penulis: Francis Wahono
Penerbit : Cinde Books
Kondisi: Baru
Minat ?sms.wa. 0896-6116-2026 BBM 3300A029
email: sibukmainbuku@gmail.com 
Sinopsis
Kerusakan lingkungan hidup sudah sedemikian rupa sehingga kita tak lagi perlu berdebat mengenai akibat negatifnya, menyebut tiga diantara banyak adalah: hilangnya keanekaragaman hayati, berulangnya kejadian bencana alam, dan pemanasan global. Diskusi-diskusi dan usaha untuk menurunkan emisi gas-gas karbon, oktan dan sebagainya yang disebabkan oleh penurunan mutu lingkungan dan kerusakan hutan, telah menggarisbawahi penting dan mendesaknya langkah-langkah pemulihan yang harus diambil.
Benar pada saat ini diskusi seolah diarahkan ke ranah internasional dengan kata kunci ’common but differentiated sesponsibility’ (komitmen sama namun beda tanggungjawab). Tukang memproduksi polusi dari belahan bumi utara harus membayar, dalam bentuk uang dan teknologi, lebih dari pada tanggung jawab menyebar polusi dari belahan bumi selatan. Dalam hal polutan industri Cina dan India dimasukkan ke belahan bumi utara. Industrialisasi merupakan biang utama pencipta polusi. Uang dan teknologi dapat saling ditukar-dagangkan antar Negara, di tingkak internasional maupun antar bebadan komunitas sipil nasional.by gudangbukusosial.blogspot

Jual Buku Loba Keranjingan Berdagang ,Kaum Miskin Tumbal


Jual Buku Loba Keranjingan Berdagang Kaum Miskin Tumbal













Judul : Loba Keranjingan Berdagang ,Kaum Miskin Tumbal Perdagangan Bebas.
Penulis: John Madeley
Harga:  Rp 48.000
Penerbit Cindelaras ,Thn Terbit:2005
Bahasa: Indonesia,
ISBN: 9793087080
Cover:Soft Cover,
Halaman: 269
Berat : 385.0 (gr), Ukuran:  21 x 14.5
Kondisi Baru. segel penerbit.
Minat please sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029
email: sibukmainbuku@gmail.com

Jual Buku DEMOKRATISASI PEREKONOMIAN GLOBAL / Kevin Danaher

Jual Buku DEMOKRATISASI PEREKONOMIAN GLOBAL Kevin Danaher
















Judul : DEMOKRATISASI PEREKONOMIAN GLOBAL
Penulis Kevin Danaher
Harga Rp 50.000 OFF
Minat sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029
Penerbit Cindelaras
Terbit 2006
ISBN 9793087234
Halaman 329
Berat 430.0 (gr)
Ukuran 21 x 14.5

Kondisi Baru
                         

Jual Buku HAK-HAK ASASI PETANI DAN PROSES PEMBUATANYA

Jual Buku HAK-HAK ASASI PETANI DAN PROSES PEMBUATANYA,  Penulis Francis Wahono ed,  Penerbit CindelarasBuku : HAK-HAK ASASI PETANI DAN PROSES PEMBUATANYA
Harga Rp 40.000 off
Penulis Francis Wahono ed
Penerbit Cindelaras Terbit 2005
ISBN 9799545021
Halaman 265,Berat 340.0 (gr) Ukuran 21 x 14

Minat sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029

Jual Buku GLOBALISASI PERANGKAP NEGARA -NEGARA SELATAN /Martin Khor

Jual Buku GLOBALISASI PERANGKAP NEGARA NEGARA SELATAN Martin Khor
Judul : GLOBALISASI PERANGKAP NEGARA -NEGARA SELATAN
Penulis: Martin Khor
Harga : Rp 25.000 off
Penerbit Cindelaras.
Terbit 2002
Halaman 133 Ukuran 14x21cm
Berat 180 gr

Minat sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029

Jual Buku GEMPA 30 JUTA SKALA RICHTER /IB Shakuntala

Jual Buku GEMPA 30 JUTA SKALA RICHTER, Penulis: IB Shakuntala, Penerbit CindelarasJudul Buku : GEMPA 30 JUTA SKALA RICHTERHarga Rp 30.000 off
Penulis: IB Shakuntala
Penerbit Cindelaras
Terbit 2007
ISBN 97993087323
Halaman 202hlm

Kertas Hvs
Berat 285.0 (gr)
Ukuran 21 x 15cm


Minat sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029

Jual Buku SOSIOLOGI KEBUDAYAAN GEORG SIMMEL

Jual Buku SOSIOLOGI KEBUDAYAAN GEORG SIMMEL, AB WIDYANTA, Cindelaras, 














Title : Problem Modernitas dalam Kerangka SOSIOLOGI 
KEBUDAYAAN GEORG SIMMEL
Penulis AB WIDYANTA
Harga Rp 50.000 

Kata Pengantar ST Sunardi.
Penerbit Cindelaras Terbit 2002
Bahasa Indonesia
ISBN 9799545048
Halaman 207
Berat 200.0 (gr)
Minat sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029

Rabu, 02 April 2014

Jual Buku Kapling Kapling Daya Cipta /Enclosures of The Mind

Jual Buku Kapling Kapling Daya Cipta Enclosures of The Mind
Judul Title : Kapling Kapling Daya Cipta
Enclosures of The Mind, Monopoli Intelektual atas Kearifan Lokal
Penulis: RAFI ( The Rural Advancement Foundation International)
Terbit:  2004
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9793087021
Halaman: 118
Berat  250.0 (gr)
Ukuran  25 x 17.5
Harga:     Rp 36.000
Minat sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029