Tampilkan postingan dengan label Karl Marx. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karl Marx. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Maret 2015

Buku The Teachings of KARL MARX Pengantar Memahami Karl Marx dan Pemikirannya Penulis: Vladimir Ilyich Lenin

Jual Buku The Teachings of KARL MARX Pengantar Memahami Karl Marx dan Pemikirannya Penulis: Vladimir Ilyich Lenin
Judul : Buku The Teachings of KARL MARX Pengantar Memahami Karl Marx dan Pemikirannya
Penulis: Vladimir Ilyich Lenin
Harga : Rp.40.000
Penerbit : CAKRAWANGSA
Terbit : 2015
Tebal : 100hlm
Ukuran 14 x21
Kondisi : Baru

Sinopsis
'''''''''''''''''''''''''''
Tulisan tentang Marx ini pernah diterbitkan dalam Encyclopedic, tetapi disingkat-singkat, terutama karena disensor. Bab mengenai "Taktik perjuangan kelas kaum proletar" dan "Sosialisme" bahkan dihilangkan. Selain itu banyak bagian-bagian dari tulisan ini yang kemudian disingkat dan dirubah.

Buku ini merupakan tulisan Lenin mengemai Marx dan pemikirannya yang masih orisinil. Disajikan secara utuh dan tidak ada pengurangan maupun upaya untuk menyingkat. Tujuannya adalah untuk memberikan perspektif yang utuh dan menyeluruh dalam memahami Karl Marx dan pemikirannya.

Sangat dianjurkan untuk membaca buku ini, sebelum membaca karya besar Karl Marx " Das Kapital", agar lebih mudah dalam memahami konsep-konsep dan pemikiran Karl Marx.

Selasa, 17 Februari 2015

Jual Buku Keluarga Suci / Frederick Engels

Jual Buku Keluarga Suci: Kritik atas Kritik yang Kritikal, Karl Marx dan Friedrich Engels Judul Buku : Keluarga Suci: Kritik atas Kritik yang Kritikal
Harga Rp 80.000
Penulis: Karl Marx dan Friedrich Engels
Penerbit: Hasta Mitra
Tebal: 288hlm
Ukuran 14 x21
Kondisi: stok lama,bukan bekas

Sabtu, 14 Februari 2015

Jual Buku Brumaire XVIII Louis Bonaparte / Karl Marx

Jual Buku Brumaire XVIII Louis Bonaparte, Karl MarxBuku Brumaire XVIII Louis Bonaparte 
Harga: Rp 50.000
Penulis: Karl Marx
Penerjemah: Oey Hay Djoen
Penerbit: Hasta Mitra

Tahun: Cetakan Pertama, 2006
Bahasa: Indonesia
Sampul: Soft Cover
Tebal: 140 hlm
Ukuran: 15 x 21,5 Cm
Tersedia 1 buah
Kondisi: Stok lama,Bagus


 Ditulis oleh Marx pada bulan Desember 1851 hingga Maret 1852. Diterbitkan dalam majalah Die Revolution, New York 1852. Edisi kedua, direvisi oleh Marx, terbit sebagai sebuah buku terpisah di Hamburg pada tahun 1969. Edisi ketiga terbit di Hamburg pada tahun 1885 dengan suatu kata-pengantar Engels. Dicetak sesuai teks edisi kedua, Diterjemahkan dari bhs. Jerman

Pada tanggal 2 Desember 1851, para pengikut Presiden Louis Bonaparte (kemenakan Napoleon) membubarkan Majelis Legislatif dan mendirikan suatu kediktatoran. Setahun kemudian, Louis Bonaparte memproklamasikan dirinya sendiri sebagai Kaisar Napoleon III. Marx menulis Brumaire XVII Louis Napoleon antara Desember 1851 dan Pebruari 1852. Brumaire XVIII mengacu pada 9 November 1799 dalam Kalender Revolusioner Prancis – hari Napoleon Bonaparte I menjadikan dirinya sendiri diktator dengan suatu kudeta. Dalam karyanya ini Marx mencari bagaimana konflik berbagai kepentingan sosial menyatakan dirinya dalam jaringan rumit perjuangan politik, dan khususnya hubungan-hubungan kontradiktif antara bentuk luar suatu perjuangan dan kandungan sosialnya yang sesungguhnya. Proletariat pada waktu ini juga tidak berpengalaman untuk merebut kekuasaan, tetapi pengalaman-pengalaman 1848 –51 akan terbukti takterhingga nilainya bagi revolusi kaum buruh tahun 1871.

"Manusia membuat sejarahnya sendiri, tetapi mereka tidak membuatnya tepat seperti yang mereka sukai; mereka tidak membuatnya dalam situasi-situasi yang dipilih mereka sendiri, melainkan dalam situasi-situasi yang langsung dihadapi, ditentukan dan ditransmisikan dari masa lalu. Tradisi dari semua generasi-yang mati membeban bagaikan sebuah impian impian-buruk atas benak yang hidup. Dan tepat manakala mereka tampak terlibat dalam merevolusionerkan diri mereka sendiri dan segala sesuatu, dalam menciptakan sesuatu yang belum pernah ada, justru pada periode-periode krisis revolusioner seperti itu mereka dengan cemas membangkitkan roh-roh masa lalu untuk melayani mereka dan meminjam darinya nama-nama, teriakan-teriakan dan busana-busana perang untuk menyajikan adegan baru sejarah dunia dalam samaran lama dan bahasa pinjaman ini." —Karl Marx, Brumaire XVIII Louis Bonaparte (Hasta Mitra, 2006, Hlm 15)

Kenyataan bahwa suatu edisi baru dari The Eighteenth Brumaire telah diperlukan, tigapuluh tahun sejak penerbitannya yang pertama, membuktikan bahwa hingga sekarang buku kecil ini tidak sedikitpun kehilangan nilainya.

Sesungguhnyalah, buku itu sebuah karya zenial. Seketika setelah peristiwa yang menggetarkan seluruh dunia politik bagaikan suatu halilintar di siang bolong, yang dikutuk sementara pihak dengan teriakan-teriakan lantang kejengkelan moraldan diterima oleh pihak-pihak lain sebagai penyelamatan revolusi dan sebagai hukuman atas kesalahan-kesalahannya, namun dipertanyakan oleh semua orang dan tidak dipahami oleh tidak seorangpun—seketika setelah peristiwa itu Marx tampil dengan suatu pemaparan ringkas, epigramatik yang membuka tabir seluruh perjalanan sejarah Prancis sejak hari-hari Februari dalam antarhubungan-internalnya, mereduksi keajaiban 2 Desember menjadi suatu akibat wajar dan niscaya dari antar-hubungan ini dan begitu bahkan tidak perlu memperlakukan pahlawan coup d'etat secara lain daripada kenistaan yang memang sangat layak diterimanya.

Dan gambaran itu dilukiskan dengan tanda tangan sedemikian ahli sehingga setiap pengungkapan baru dibuat sejak itu hanya memberikan bukti-bukti baru betapa setia pengungkapan itu mencerminkan realitas. Pemahaman nyata mengenai sejarah hidup jamannya, apresiasi yang jernih mengenai peristiwa-peristiwa pada saat kejadiannya, sungguh tiada bandingnya.—Frederick Engels

Jumat, 13 Februari 2015

Jual Buku Logika Marx / Jindrich Zeleny

Jual Buku Logika Marx, Penulis: Jindrich Zeleny, Hasta Mitra,
Buku Logika Marx
Harga Rp 75.000 TERJUAL TANGERANG
Penulis: Jindrich Zeleny
Penerbit: Hasta Mitra,
Terbit : 2004
Tebal: 295 halaman
Kondisi Stok lama, Bagus, Tanpa segel
Tersedia 1 buah

Karl Marx, sekalipun bukan seorang profesional, juga bukan filsuf sembarangan. Dan meletakan pandangan-pandangannya ke dalam konteks filosofikal sungguh bukan suatu pekerjaan yang mudah atau sederhana. Masalah-masalahnya menggunung. Dibandingkan dengan filsafat para pendahulu dan sejamannya, pandangan-pandangan Marx adalah revolusioner dalam arti filosofial maupun dalam arti yang jelas-jelas politikal.

Tidaklah mengherankan bahwa kedalaman dan orijinalitas karya filosofikal Marx baru belakangan ini diakui, tetapi sedikit sekali yang telah dikatakan yang melampaui sekedar introduksi dan parafrase.

Karya Zelemy ini merupakan salah satu yang paling pertama dengan suatu perbedaan jelas antara parafrase tekstual dan anlisis kritikal. Dan yang patut dipastikan adalah bahwa yang tersebut terdahulu bukanlah pengganti bagi yang tersebut kemudian.

Kekuatan buku ini terletak pada perluasan analisis kritikal yang meliputi suatu karakterisasi menyeluruh atas pandangan-pandangan Marx tentang logika dan ilmu pengetahuan, tidak saja pada pandangan-pandangan itu sendiri, melainkan juga dengan mengacu pada aliran-aliran pikiran yang mendahuluinya, yang semasa dan yang mutakhir. Diperlukan definisi-definisi mengenai logika dan ilmu pengetahuan, dan emudian karakterisasi umum mengenai metode-metode dan pandangan-pandangan yang penad di dalam sejarah pemikiran filsafat mengenai hal-hal ikhwal ini dari Aristoteles hingga masa kini.

Diperlukan seorang sarjana yang berani untuk bekerja pada tingkat penjabaran ini dan pahalanya memang luar biasa. Tidak saja kita mendapatkan suatu pandangan mengenai karya filosofikal Marx sebagai suatu keutuhan, kita melihatnya dalam kontras dengan pandangan-pandangan lain.
LOGIKA MARX mewaili lebih daripada sekedar suatu pemaparan sistem klasifikasi dalam sejarah filsafat.
-Terrel Carver-

Jual Buku Naskah Naskah Ekonomi dan Filsafat 1844

Jual Buku Naskah Naskah Ekonomi dan Filsafat 1844Judul Buku Naskah Naskah Ekonomi dan Filsafat 1844, oleh Karl Marx, Hasta Mitra  Rp 60.000 BOOKED SBY 16.3
Kondisi Stok lama, Bagus

Senin, 18 Agustus 2014

Jual Buku Manifesto Partai Komunis /Karl Marx & Friedrich Engels

Jual Buku Manifesto Partai Komunis, Penulis: Karl Marx & Friedrich Engels, Penerbit: CakrawangsaJudul: Buku Manifesto Partai Komunis
Penulis: Karl Marx & Friedrich Engels
Penerbit: Cakrawangsa
Tahun 2014
Tebal: 107 halaman
Kertas isi Paperback
Kondisi: Baru
Harga: Rp. 42.000
Manifesto Partai Komunis atau yang dengan sebutannya Communist Manifesto adalah tulisan tulisan dari buah pemikiran Marx dan Engels tas permintaan dari Liga Komunis yang mana tujuan dari penulisannya adalah sebagai media untuk mempropagandakan dan juga mengenalkan prinsip prinsip komunisme, dan mengkritik kapitalisme sebagai sebuah alat kaum borjuis untuk mengeksploitasi kaum proletariat serta ajakan bagi para kaum proletar untuk segera bersatu untuk melakukan revolusi untuk menerapkan sosialisme dengan tujuan untuk menghapuskan kelas kelas yang ada di dunia ini.

Tulisan tulisan pamflet yang akhirnya diterbitkan dalam bentuk buku ke berbagai bahasa ini, diawali dengan pembahasan bahwa sepanjang sejarah manusia, selalu saja dipenuhi dengan konflik antar kelas yang selalu berulang, yang mana sering dikutip oleh berbagai pembaca dari buku ini, “The history of all hitherto existing society is the history of class struggles” . Konflik antar kelas terus terjadi sepanjang putaran roda sejarah, konflik antara penindas dan orang-orang yang ditindas, antara kelas mayoritas dengan kelas minoritas, sepanjang sejarah konflik terus terjadi dan biasanya diakhiri dengan sebuah revolusi yang mengubah baik tatanan sosial maupun juga tatanan ekonomi dan moda produksi, seperti konflik di awal-awal zaman pertengahan antara feudal lord dan vassal yang lalu melahirnkan konflik antara guild dan journeymen lalu melahirkan konflik antara kelas manufacter dan manufacturing yang akhirnya membawa pada kondisi saat ini antara kaum borjuis dan proletar.

Sebuah revolusi terjadi biasanya juga dikarenakan adanya perubahan pada moda produksinya, ketika industri yang dimonopoli oleh kaum feodal tidak mampu lagi untuk memeneuhi kebutuhan pasar yang meningkat, para kelas feodal akhirnya tersingkirkan oleh kaum manufaktur yang pembagian kerjanya dilakukan perpabrik bukan lagi perguild, lalu permintaan yang semakin besarpun akhirnya harus memaksa para manufaktur untuk menggunakan mesin -mesin, sehingga orang-orang yang berada dikelas menengah manufaktur ini digantikan oleh orang-orang yang berada pada kelas milliuner yang memiliki modal besar untuk membuat industri industri modern yang mana orang-orang ini yang dikenal sebagai bagian dari golongan borjuis saat ini. Setelah berbagai revolusi yang terjadi Marx dan Engel berpendapat bahwa kapitalisme telah membawa kondisi dimana revolusi sosialisme bisa terjadi, dimana setelah ini revolusi yang akan terjadi adalah revolusi oleh kaum mayoritas, kaum proletariat yang berada dibawah penindasan kaum borjuis dengan sistem kapitalismenya. revolusi sosialisme sebagai revolusi setelah kapitalisme menurut Marx akan menghapuskan kelas, karena tidak ada lagi kelas dibawah kelas kaum proletar, sehingga konflik antar kelas bisa diselesaikan dan kondisi harmonis bisa terjadi.

Dalam buku ini, Marx dan Engel melihat revolusi kaum borjuis sebagai suatu hal yang fenomenal namun menyimpan pula resiko yang besar dikemudian hari. Marx memuji kapitalisme sebagai akselerator dari kehidupan modern, dimana kota kota bertumbuhan pesat, penemuan penemuan seperti telegram dan mesin-mesin industri, serta pelayaran pelayaran yang akhirnya membuka lahan dan pasar baru, dan peningkatan akumulasi kekayaan yang sanagt besar semuanya adalah akibat dari revolusi kaum borjuis dan sistem kapitalisme. Namun Marx melihat bahwa sistem kapitalisme adalah sebuah sistem yang dekstruktif, dimana revolusi ini akhirnya mengubah gaya, kehidupan dan moda produksi lama ke dalam suatu hl yang benar-benar baru dan berbeda. dinamisme dari kapitalisme akhirnya menghancurkan gaya hidup lama, revolusi dalam perdagangan dan industri akhirnya membuat pola pikir masyarakat pun berubah, dan menciptakan buruh buruh bayaran, dimana berbagai jabatan yang sebelumnya diangap mulia akhirnya hanya sekedar menjadi pekerjaan yang digaji, yang bahkan menjadikan para seniman untuk berseni demi upah gaji.  Marx juga melihat bahwa dalam sistem kapitalisme ini produksi tidak dapat dikontrol, dimana sistem ini adalah sistem yang produksinya tidak terencana, dan pada akhirnya sistem ini hanya akan bertujuan untuk mengakumulasikan kekayaaan, dan mengandalkan terlalu banyak spekulasi untuk menjaga keuntungan dari kaum borjuis, bukan lagi memproduksi barang karena memang barang itu diperlukan oleh masyarakat umum, sehingga yan terjadi adalah akhirnya terlalu banyak industri, terlalu banyak perdagangan, dan akirnya produksi tidak terkontrol, dan melebihi permintaan yang ada, sehingga barang tidak terjual, industri mengalami kerugian, pabrik pabrik ditutup, dan akhirnya para pekerja diberhentikan dari pekerjaannya, sehingga pada akhirnya sistem ini bukan membawa kesejahteraan dan kekayaan bagi semua tapi justru akan menimbulkan bencana ekonomi dan sosial yang mana akan paling dirasakan oleh kaum proletar. Kondisi ini lah yang Marx yakini akan menciptkan revolusi, dimana kaum proletar nantinya akan semaki  dirugikan, dan semakin miskin, sehingga kaum proletar akan semakin melihat kaum borjuis sebagai kaum yang tidak pantas untuk memimpin, sehingga mereka akan bersatu melawan penindasan dan pada akhirnya menciptakan reolusi yang akan menghapuskan kelas, revolusi sosialisme oleh kaum proletar.

Marx dan Engels mengangap bahwa kaum proletar adalah kaum yang unik yang dapat memimpin revolusi dan menjatuhkan kaum borjuis. Dimana kaum proletar yang juga merupakan pekerja merupakan kunci dari revolusi ini, mereka adalah kaum yang bekerja untuk menghasilkan kekayaan dan produk yang ada saat ini, dan pengalaman mereka akhirnya juga membiasakan mereka untuk mengorganisir diri sehingga mampu untuk mengorganisisr sebuah revolusi. Selain itu, kaum proletar merupakan kaum mayoritas, berbeda dengan revolusi revolusi sebelumnya, dimana revolusi dilakukan oleh bagian kaum minoritas yang lain, dan akhirnya hanya menghasilkan kelas pemimpin dari golongan minoritas yang lain, pada revolusi kelas proletar itu tidak akan terjadi, karena begitu revolusi berhasil dilakukan maka seketika itu semuanya berada pada kelas yang sama sehingga kelas-kelas dalam masyarakat pun dapat dihapuskan, dan kepentingan masayrakat mayoritas pun akan tersalurkan dengan baik

Karena itulah dalam tulisan tulisan nya Mrax berusaha mempropagandakan agenda dari komunisme untuk menjadikan kaum proletar sebagai kaum penguasa, karena dengan begitu maka kelas bisa dihapuskan, dan dapat tercipta dunia dimana para pekerja tidak lagi berada dibawah kontrol untuk memuhi kebutuhan orang lain, namun para pekerja dapat mengeksploitasi dirinya sendiri untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri dan sesama kaum proletar lainnya.  Komunisme juga memiliki agenda untuk menghapuskan kepemilikan pribadi, sehingga menjadikannya sebagai kepemilikan bersama, hingga logika yang terbentuk pada kepemilikan bersama adalah mereka yang bekerja akan mendapatkan imbalan sedangkan yang tidak berkerja tidak akan mendapatkan imbalan apapun, berbeda dengan sistem dibawah kapitalisme yang memungkinkan para pemilik modal yang tidak bekerja sama sekali untuk tetap mendapatkan penghasilan. Agenda komunis yang lain adalah untuk menghapuskan nasionalisme, dimana menurut Marx dalam sistem sosialisme nantinya sentiment sentiment nasionalisme tidak lagi relevant karena telah dihapuskanya kepemilikan pribadi, dan semakin menguatkan industri yang akan menjadi tolak ukur standar kehidupan nantinya, sehingga nanti setiap orang berhak untuk menggunakan sumber daya dari wilayah manapun itu berada, dan semuanya akan berada dibawah kontrol dari negara.

Marx juga dalam buku ini membahas tentang kritiknya terhadap beberapa aliran pemikira sosialis yang ada diberbagai belahan Eropa, seperti di Inggris, perancis, Itali, dan Jerman yang dikritik oleh Marx sebagai pemikiran sosialis yang ahistoris ataupun pemikiran sosialis yang utopis karena sebagaian besar tidak praktikal ataupun justru menolak fondasi dasar dari sosialisme untuk mengakui adanya konflik antar kelas, dan pentingnya itu menghapuskan kelas kelas dalam masyarakat dengan memperjuangkan kepentingan dan memperkuat kelas proletar dan menjadikan kelas proletar sebagai kelas revolusioner yang akan menjadi kelas pemimpin. Sehingga Marx mengajak kepada seluruh masyarakat kela sproletar untuk bersama sama komunisme memperjuangkan kepentingan kepentingan dari kaum mayoritas, yaitu kaum proletar dengan terus memperkuat mereka dan mempersenjatai mereka dengan berbagai hal sehingga sampai pada kondisi dimana mereka akan mampu untuk memulai dan memenangkan revolusi mewalan kelas borjuis dan kapitalisme-nya. Mengutip kata penutup dari Marx, “”Let the ruling classes tremble at a Communistic revolution. The proletarians have nothing to lose but their chains. They have a world to win. Working men of all countries, unite!”

Kamis, 17 Juli 2014

Jual Buku Agama Solusi atau Ilusi, kritik atas kritik Agama

Jual Buku Agama Solusi atau Ilusi, kritik atas kritik Agama Eusta Supono
Judul Agama Solusi atau Ilusi ? Kritik atas Kritik agama Karl Marx.
Penulis Eusta Supono
Harga Rp 33.000Komunitas Didaktika
Tebal 161hlm
Ukuran 14 x21
Kertas Isi HVS
Kondisi Langka, stok lama, bagus

Minggu, 29 Juni 2014

Biografi Karl Marx /Isaiah Berlin

Jual Buku Biografi Karl Marx, Penulis: Isaiah Berlin
Judul: Biografi Karl Marx
Harga Rp 75.000
Penulis: Isaiah Berlin
Penerbit: Jejak
Terbit : 2007
Tebal: 309hlm
Kondisi: Stok lama ,bagus
Tersedia 1 buah

Tak satupun pemikir pada abad 19 punya pengaruh yang sangat langsung, besar dan kuat terhadap manusia seperti Karl Marx. Isaiah Berlin menyuguhkan bab-bab tentang revolusi 1848 dan masa pengasingannya di London. Buku ini juga menggambarkan karya Marx sebagai seorang jurnalis, propagandis, pengatur strategi politik dan penteori ekonomi.

Senin, 19 Mei 2014

Sell Books > Jual Buku MADILOG Tan Malaka

Jual Buku MADILOG Materialisme Dialektika dan Logika, Penulis : Tan MalakaTitle Judul MADILOG Materialisme Dialektika dan Logika
Penulis : Tan Malaka
Harga : Rp. 85.000
Tebal : 568 halaman
Kategori : Filsafat
Sampul : soft cover
Kondisi : baru, segel
Berat : 650 gram
Bahasa : Indonesia

SINOPSIS
Bangsa Indonesia memandang bahwa apa yang terjadi di dunia ini dipengaruhi oleh kekuatan keramat di alam gaib. Cara pandang ini, disebut-sebut oleh Tan Malaka sebagai “logika mistika”. Logika ini melumpuhkan karena ketimbang menangani sendiri masalah yang dihadapi, lebih baik mengharapkan kekuatan-kekuatan gaib itu sendiri. Karena itu, mereka (masyarakat Indonesia) mengadakan mantra, sesajen dan doa-doa. Melihat kenyatan bangsanya yang masih terkungkung oleh “logika mistika” itu, Tan Malaka melahirkan Madilog.
Madilog merupakan buku yang ditulis Tan Malaka selama delapan bulan (15 Juli 1942-30 Maret 1943). Buku itu bukan semacam ajaran partai atau “ideologi proletariat”, melainkan cita-cita Tan Malaka sendiri. Dimana, Madilog sama sekali bebas dari buku-buku Marxisme-Leninisme yang menuntut ketaatan mutlak pembaca terhadap partai komunis.
Tan Malaka melihat kemajuan umat manusia harus melalui tiga tahap: dari “logika mistika” lewat “filsafat” ke “ilmu pengetahuan”. Dan selama masyarakat Indonesia masih terkurung oleh “logika mistika” itu, tak mungkin ia menjadi bangsa yang merdeka dan maju. Madilog merupakan jalan keluar dari “logika mistika” dan imbauan seorang nasionalis sejati buat bangsanya untuk keluar dari keterbelakangan dan ketertinggalan.


Jual Buku Revolusi yang Dikhianati / Trotsky

Jual Buku Revolusi yang Dikhianati , sebab sebab Kebangkrutan Uni Soviet. Leon Trotsky
Judul Revolusi yang Dikhianati , sebab sebab Kebangkrutan Uni Soviet.
Leon Trotsky
Harga Rp 70.000
Resist Book
hvs, sampul soft
ukuran 14x21
tebal 353hlm 
Kondisi Baru.

Daftar Isi
Sekapur Sirih dari Penyunting
Biografi Leon Trotsky
Pengantar Edisi Bahasa Indonesia
Pendahuluan

1. Apa Yang Telah Dicapai
2. Pertumbuhan Ekonomi dan Zig-zag Kepimpinan
3. Sosialisme dan Negara
4. Perjuangan Meningkatkan Produktivitas Tenaga Kerja
5. Thermidor Soviet
6. Tumbuhnya Ketidaksetaraan dan Antagonisme Sosial
7. Keluarga, Kaum Muda dan Kebudayaan
8. Politik Luar Negeri dan Angkatan Bersenjata
9. Hubungan Sosial dan Uni Soviet
10. Uni Soviet Dalam Cerminan Kontitusi Baru
11. Mau Kemana Uni Soviet?

Revolusi Yang Dikhianati adalah sebuah karya historis yang menyediakan analisa tajam mengenai sebab-musabab kebangkrutan Uni Soviet. Buku ini ditulis oleh Leon Trotsky, penikir Marxis yang tajam dan pemimpin Revolusi Oktober 1917 yang mendinkan Uni Soviet, yang lalu berjuang melawan birokratisasi Stalin Trotsky sendin akhimya dibunuh oleh agennya Stalin pada tahun 194O
Uni Soviet adalah negara buruh pertama yang menumbangkan kapitalisme dan memulai pembangunan masyarakat sosialismt Narnun setelah kematian Lenin pada tahun 1924, Stalin dan kelompok birokrasinya merebut kekuasaan dañ rakyat pekerja Uni Soviet dan membah negeri tersebut menjadi sebuali kediktatoran yang kejam. Uni Soviet akhimya runtuh pada tahun 1991 dan kembali ke kapitalisme.
Apa yang terjadi? Mengapa Uni Soviet mengalami degenerasi? Apakah benar bahwa sosialisme niscaya menghasilkan kediktatoran stalinisme? 
Saya sangat menghargai pemikiran pemikiran Leon Trotsky. Kita hams membacanya, kita hams mempelajannya. -Hugo Chaves, Mantan Presiden Venezuela.
Kaum Marxis revolusioner hams mengakui kenyataan bahwa penikiran Leon Trotsky telah menjadi Iebih relevan hañ ini daripada stalinisme dalam memajukan perjuangan proletarian -Baburam Bhattarai, anggota Politbiro Partai Komunis Nepal Maois dan Menteri Keuangan Nepal 2008-2009.

Jual Buku Revolusi Permanen /Trotsky

Jual Buku Revolusi Permanen Leon Trotsky ResistBook
Judul : Revolusi Permanen, Teori Revolusi Sosial untuk Dunia Ketiga
Harga Rp 65.000Penulis : Leon Trotsky
Penerbit : Resist Book & Wellred (Amerika)
Jenis Cover : Softcover
Teks Bahasa : Indonesia
Kondisi : Baru

Revolusi Permanen merupakan sumbangan terpenting Trotsky bagi Marxisme. Teori ini dikembangkannya pada tahun 1904, menjelang Revolusi Rusia yang pertama. Bertentangan dengan keyakinan umum pada masa itu, dalam teori tersebut Trotsky menyatakan bahwa kelas buruh Rusia mampu merebut kekuasaan. Ketepatan analisa Trotsky terbukti dengan keberhasilan partai Bolshevik mendirikan negara buruh pertama di dunia.
Trotsky buka hanya seorang pemikir Marxis yang tajam, peran besarnya dalam Revolusi Oktober 1917 tak ada yang memungkiri. Ia adalah pendiri sekaligus komandan Tentara Merah. Ia memimpin perjuangan melawan birokratisasi Stalin, yang membuatya diusir dari Uni Soviet.
"Esensi teori revolusi permanen terletak pada gagasan bahwa borjuis kolonial dan borjuis negara-negara terbelakang tidak mampu menjalankan tugas revolusi demokratsi borjuis" - Ted Grant