Tampilkan postingan dengan label Foucault. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foucault. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2015

Buku Bahasa Dekonstruksi ala Foucault dan Derrida, Dadang Rusbiantoro

Jual Buku Bahasa Dekonstruksi ala Foucault dan Derrida, Dadang RusbiantoroBuku Bahasa Dekonstruksi ala Foucault dan Derrida
Harga Rp 40.000 TERJUAL
Oleh : Dadang Rusbiantoro (Editor)
Kertas Paperback,
Tebal 173 hlm
Tahun May 2001
Penerbit Tiara Wacana Yogya
ISBN 9799340233

Kamis, 25 Desember 2014

Buku Sosiologi Pendidikan Michel Foucault / Nanang Martono

Jual Buku Sosiologi Pendidikan ,Michel Foucault, Nanang Martono, Rajawali PressBuku Sosiologi Pendidikan Michel Foucault, Pengetahuan Kekuasaan disiplin Hukuman dan seksualitas. Harga RP 58.000
Penulis : Nanang Martono, 
Penerbit : Rajawali Press
Tahun Terbit  : Cet 1: 2014
Kertas & Halaman     : --
Ukuran   : 13.5 x 20.5 cm


 Michel Foucault adalah seorang sosiolog dari Prancis yang lebih dikenal sebagai filsuf, sejarawan, dan psikolog. Ia dikenal karena pemikirannya mengenai pengetahuan, kekuasaan, disiplin, hukuman, dan seksualitas

Nama Foucault jarang sekali muncul dalam buku-buku sosiologi pendidikan. Padahal, konsep, metode, dan argumentasi Foucault mengajak kita untuk melihat ke belakang dan ke depan mengenai formulasi kebijakan pragmatis dan kritik teoretis yang abstrak, untuk menyelidiki fungsi dan akibat hubungan kekuasaan, bentuk-bentuk pengetahuan, dan cara berhubungan secara etis antara satu orang dengan yang lain dalam praktik pendidikan.

Buku Sosiologi Pendidikan Michel Faucault ini menjelaskan konsep-konsep dasar pemikiran Foucault, yang kemudian ditarik dalam pembahasan isu-isu sosiologi pendidikan. Tidak hanya itu saja, di pembahasan penulis juga mencoba memaparkan mengenai bagaimana pemikiran Foucault ini mewarnai praktik-praktik pendidikan di Tanah Air.

Senin, 14 Juli 2014

Jumat, 11 Juli 2014

Jual Buku Order Of Thing / Michael Foucault

Jual Buku Order Of Thing / Michael Foucault
Judul Buku Order Of Thing, Arkeologi Ilmu Ilmu kemanusiaan
Penulis Michael Foucault
Harga Rp 130.000
Penerbit Pustaka Pelajar
Kertas Hvs,
Ukuran 16 x23
Tebal 520hlm
Berat 900gram
Kondisi seken, lumayan, 1buah

 Foucault menjelaskan secara sistematis tentang prinsip-prinsip analisis yang menginformasikan studi awalnya tentang kegilaan, obat-obatan untuk kesehatan, dan ilmu pengetahuan manusia. Ia menyatakan bahwa tujuannya adalah untuk membebaskan sejarah pemikiran dari subyektivitas, untuk membersihkannya dari semua kecintaan pada diri sendiri yang sudah sangat keterlaluan, dan untuk membebaskannya dari putaran asal muasal yang hilang.

Pernyataan ini, dengan kombinasi yang berasal dari keberlebihan dan ketidakjelasan, merupakan gaya tipikal Foucault dengan memperkirakan kesulitan penafsiran diskursusnya ke dalam istilah lain.

Selasa, 24 Juni 2014

Rabu, 23 April 2014

Jual Buku LUPAKAN POSTMODERNISME: Kritik atas Pemikiran Foucault

Jual Buku Lupakan Posmodernisme: Kritik atas Pemikiran Foucault & Autokritik Baudrillard Penulis Jean BaudrillardLupakan Posmodernisme: Kritik atas Pemikiran Foucault & Autokritik Baudrillard
Harga Rp 25,000
Penulis Jean Baudrillard
Kreasi Wacana, 2006
vi + 190
Deskripsi
KALI ini Baudrillard habis-habisan sekaligus terang-terangan menyatakan ketidaksepakatannya dengan pandangan Foucault. Tidak salah jika buku yang aslinya berbahasa Prancis ini diberi judul Oublier Foucault (Lupakan Foucault). Dengan genealogi-nya, Foucault memandang kekuasaan tidak akan mati, melainkan bermetamorfosis menjadi pendisiplinan. Kekuasaan masih dipandang sebagai prinsip realitas dan prinsip kebenaran. Begitu pula dengan seksualitas, yang dipandangnya telah terepresi sedemikian rupa di “abad klasik,” akan dengan sendirinya mencari kanal-kanal pembebasan.

Akibat pembebasan ini, seksualitas ada di mana saja (pornografi) sekaligus tak dapat ditemukan di mana pun. Foucault luput memperhatikan bahwa pendapatnya ini didasarkan pada pengandaian bahwa kekuasaan dan seksualitas masih mengacu pada realitas, padahal di zaman mutakhir, acuan keduanya bukan lagi itu, akan tetapi hiperrealitas, sebab yang dihadapi dalam keseharian hanyalah simulasi. Karena pengandaian yang meleset inilah, Foucault mesti “dilupakan”. Untuk diri dan pendapatnya sendiri, Baudrillard juga ingin dilupakan. Sebagai seseorang yang bergelut dengan teori, dia memasang sikap tidak mau percaya dan tak mau menerima. Dia mengklaim inilah titik “keradikalan” dirinya. Teori adalah permainan yang memusingkan namun membuat ketagihan. Semacam pening yang membawa lena. Buku ini hadir untuk membuktikan itu semua, sebab pembaca pun punya hak untuk tidak percaya, sebagaimana Baudrillard tidak ingin percaya pada dirinya sendiri sebagai seorang “teoretisi” postmo.