Tampilkan postingan dengan label Nietzsche. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nietzsche. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Agustus 2015

Jual Buku Nietzsche Zarathustra (terj, H.B. Yassin et.al) Karya Fredrich Nietzsche

Jual Buku Nietzsche Zarathustra (terj, H.B. Yassin et.al)  Karya Fredrich NietzscheNietzsche Zarathustra (terj, H.B. Yassin et.al)
Harga Rp 80.000
Karya Fredrich Nietzsche
Penerbit: Narasi - Promethea
Tahun 2015.
Ukuran 16 x 23cmTebal
Kondisi Baru Terbit

Jumat, 22 Mei 2015

Jual Buku Lahirnya Tragedi (The Birth of Tragedy), Nietzsche



Judul : Lahirnya Tragedi
(yang diterjemahkan dari buku The Birth of Tragedy)
Karya Nietzsche
Harga : 55.000
Penerbit : Narasi
Ukuran buku : 21 x 15 cm
Tebal : xliv,204halaman (244hlm)
Berat : 310grm
Tahun : 2015 (cet I Yayasan Bentang Budaya 2002)

Lahirnya Tragedi (The Birth of Tragedy) memicu amarah besar ketika pertama kali diterbitkan pada 1871, dan sejak itu buku ini menjadi salah satu dari buku-buku yang membuahi kebudayaan Eropa. Buku yang dipersembahkan kepada Richard Wagner (komponis besar Jerman, 1813 1883) ini merupakan antusiasme Nietzsche akan sastra Yunani, terutama tragedinya. Ia mengemukakan perbedaan antara semangat Apollonian dan Dionysian, juga menekankan mengapa kita dapat menikmati seni tragic, serta bagaimanakah hubungan antara penderitaan hidup dan seni
Jual Buku Lahirnya Tragedi (The Birth of Tragedy), Nietzsche, Promethea,

Kamis, 16 April 2015

Selasa, 07 April 2015

Buku Senjakala Berhala dan Anti-Krist / Friedrich Nietzsche

Buku Senjakala Berhala dan Anti-Krist
Penulis: Friedrich Nietzsche
Harga: Rp 250.000 TERJUAL, MALANG
Penerjemah: Hartono Hadikusumo
Bahasa: Indonesia
Kulit Muka: Soft Cover
Tebal: x + 376 Halaman
Dimensi: 13 x 20 Cm
Penerbit: Yayasan Bentang Budaya
Tahun: Cetakan I, 1999
Kondisi: Bekas,Bagus
Stok: 0

Senjakala Berhala ditulis oleh Nietzsche pada tahun 1888 dan menggunakan pepatah untuk merangkum pandangannya tentang berbagai macam ide-ide filosofis. Anti-Krist, yang ditulis segera setelah itu, adalah polemik sepenuhnya dan paling terkendali terhadap Kristiani dan moral Kristen .

Sabtu, 16 Agustus 2014

Jual Buku Ecce Homo /Nietzsche

Jual Buku Ecce Homo Lihatlah Dia  /Nietzsche, Pustaka Pelajar,
Jual Buku Ecce Homo
Judul Asli ECCE HOMO, How One Becomes What one Is, terjemah ke Bahasa inggris RJ Hollingdale ,Penguin Group 1979)
Harga Rp 75.000Penulis Nietzsche
Alih Bahasa: Omi Intan Naomi
Penerbit Pustaka Pelajar
Cetakan III 2004
Kertas Isi Hvs
Ukuran 14 x 21
Tebal 230hlm

Rabu, 23 April 2014

Jual Buku Epistemologi Kiri Dalam Kawah Candradimuka: Sebuah Prolog /LISTIYONO SANTOSO

Jual Buku Epistemologi Kiri Dalam Kawah Candradimuka: Sebuah Prolog, Penulis  :LISTIYONO SANTOSO, Penerbit:Ar-Ruzz Media Judul : Buku Epistemologi Kiri Dalam Kawah Candradimuka: Sebuah Prolog
Harga Rp 59.000 off dari 70.000
Penulis  :LISTIYONO SANTOSO
Penerbit:Ar-Ruzz Media
ISBN  :979-3417-10-2
Bahasa  : Indonesia
Tahun Terbit:2009
Kondisi Baru


Secara garis besar buku ini seperti buku saku filsafat. Buku ini lebih menyerupai rangkuman pemikiran-pemikiran filsuf “kiri”. Nietzche, Gramsci, Marx, Freire, Derrida adalah beberapa nama yang pemikirannya dibahas dalam buku ini. Mereka adalah orang-orang “nakal”, yang memiliki pemikiran nyeleneh. Mereka membuat perlawanan terhadap teori-teori besar yang telah diakui pada masa itu. Itulah mengapa mereka disebut “golongan kiri”. Mereka memberontak dari sistem.

Buku ini membahas pemikiran 13 tokoh filsuf “kiri”. Pada tiap bahasan tentang pemikiran tokohnya memang tidak mendalam. Saya sangat merasa bahwa tiap pembahasannya masih pada tataran permukaan saja. Saya yakin tidaklah mungkin merangkum pemikiran filsuf-filsuf besar itu dalam beberapa halaman saja. Tapi overall, buku ini banyak memberikan pengetahuan baru kepada saya. Buku ini juga menarik dan cocok untuk kalangan pemula seperti saya karena bahasa yang digunakan tidak “filsafat” banget. Memang dalam membacanya beberapa kali saya harus mengerutkan dahi, berpikir, membaca ulang untuk memahami maksud kalimatnya. Tapi sejauh ini masih bisa dicerna oleh orang awam yang tidak terlalu cerdas seperti saya.

Ada pemikiran 13 tokoh yang dituangkan dalam buku ini. Karena tiap bab membahas tokoh filsafat yang berbeda-beda, saya bebas memilih membaca buku ini dari bab keberapa. Masing-masing bab berdiri sendiri, tidak saling bertautan. Saya pribadi memang tidak membaca buku ini sampai akhir. Lompat-lompat. Tapi sekitar 80% sudah saya baca. Saya memilih untuk membaca pemikiran filsuf yang saya anggap keren. Tokoh yang ada disini memang punya pemikiran yang sama-sama istimewa. Tapi boleh dong saya memiliki preferensi sendiri sesuai standar saya? :P

Saya tidak akan bercerita semua. Baca aja sendiri! Hehehe. Dari 13 tokoh yang ada saya sangat menyukai pemikiran Paulo Freire. Mungkin karena pemikirannya banyak bicara tentang kajian pendidikan, dan saya mencintai itu. Freire adalah satu dari segelintir pahlawan yang memperjuangkan kebebasan bagi orang-orang miskin dengan pendidikan. Pendidikan menurutnya adalah suatu bentuk humanisasi. Pendidikan mampu membuka mata manusia dan melahirkan kekuatan untuk mengubah dunia. Saya melihat sisi pendidikan yang sangat unik disini.

Pendidikan bagi sebagian orang mungkin hanya sekedar untuk memperolah pekerjaan. Lalu selesai. Lewat Freire saya sadar bahwa pendidikan adalah satu-satunya alat untuk menjadi manusia yang bebas. Mengembangkan diri. Pendidikan adalah fondasi hidup yang paling fundamental: berpikir. Penindasan bagi Freire menurut pemahaman saya adalah pembodohan masyarakat. Pemerintahan yang menindas adalah pemerintahan yang sistem pendidikannya justru membodohkan rakyatnya. Pembodohan adalah suatu bentuk penindasan. Mereka mendehumanisasi masyarakat. Membenamkan mereka pada budaya bisu (submerged in the culture of silence). Mereka dibungkam, dirampas hak asasinya hanya karena satu alasan: MEREKA BODOH!

Freire adalah filsuf yang pertama kali menyadarkan saya bahwa saya kuliah bukan untuk bekerja. Saya belajar untuk menjadi manusia yang merdeka. Setelah membaca artikel tentang Mbah Freire ini, saya sangat setuju jika PENDIDIKAN adalah satu-satunya jalan untuk mengubah nasib bangsa Indonesia. SBI, RSBI memang secara koseptual bagus. Tapi pada tataran operasional, saya rasa pelaksanaanya menghianati prinsip-prinsip pendidikan. Institusi mengajarkan mereka untuk mengejar target: kelulusan setara ujian Cambridge atau universitas terkenal lainnya. Lalu mereka lupa bahwa prinsip fundamental pendidikan adalah menumbuhkan minat siswa untuk belajar. Merangsang rasa keingintahuan siswa, lalu mereka akan belajar tentang banyak hal dengan sendirinya.

Tokoh ini sangat inspiratif. Pemikirannya menggebrak dunia. Memaksa pembacanya untuk berpikir ulang tentang makna pendidikan yang dijalaninya. Di Indonesia mungkin masih menjadi mimpi, tapi saya yakin suatu saat akan terwujud.(halidamutiah.blogspot.com)

Minggu, 06 April 2014

Jual Buku Aku Bukan Manusia, Aku Dinamit : Filsafat Nietzsche

Jual Buku Aku Bukan Manusia, Aku Dinamit: Filsafat Nietzsche dan Politik Anarkisme Judul Aku Bukan Manusia, Aku Dinamit:
Filsafat Nietzsche dan Politik Anarkisme.
Harga Rp 45.000 
John Moore (ed.) & Spencer Sunshine
Penerjemah: Ninus D. Andarnuswari
Penerbit Marjin Kiri
Tahun 2014
ISBN 978-979-1260-27-5
Tebal 170 + xiv hlm.; 14 x 20,3 cm.
Kondisi Baru
sms.wa. 0896-6116-2026  BBM 3300A029


“Buku ini membuka jalan untuk semakin mencakupkan pemikiran Nietzsche ke dalam gerakan-gerakan protes. Ia membawa Nietzsche keluar dari dunia akademik menuju ke jalanan”
— Jurnal Ephemera

Mengaitkan filsafat Nietzsche dengan anarkisme barangkali terdengar mengejutkan, terutama karena Nietzsche sendiri mengutuk amat keras pandangan politik sama rata sama rasa baik yang dianut oleh anarkisme maupun sosialisme.

Namun demikian, ada pokok-pokok kesesuaian tertentu antara filsafat Nietzsche dan anarkisme, terutama karena keduanya sama-sama antisistem dan mengusung visi transformasi sosial radikal. Ide berfilsafat dengan godam dan transvaluasi segala nilai yang diusung Nietzsche jelas merupakan komponen integral dari proyek politik anarkisme, yakni penghapusan segala bentuk kuasa, kontrol, dan paksaan.

Kumpulan esai ini berusaha mengkaji kaitan historis, politik, dan filosofis antara pemikiran transgresif Nietzsche dan visi politik anarkisme.

“Kumpulan esai ini, dengan judul yang diambil dari tulisan Nietzsche yang meledak-ledak, adalah perjumpaan penuh manfaat dengan sang pemikir.”
— Horst Hutter, penulis Shaping the Future: Nietzsche's New Regime of the Soul and Its Ascetic Practices