Tampilkan postingan dengan label Kajian Etnografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Etnografi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2015

Jual Buku Etnometodologi Alain Coulon.

Jual Buku Etnometodologi, Alain Coulon, Lengge
Judul : Etnometodologi
Pengarang : Coulon, Alain
Harga Rp 37.000
Penerjemah, Jimmy Ph. PAAT
Penerbitan : Lengge
Tahun : 2008
Tebal : xi, 168 p.
Ukuran  ; 14 x 20 cm.
Kondisi Stok Lama, Bagus

Etnometodologi dapat didefenisikan sebagai suatu cabang dari studi sosiologi itu sendiri. Seperti yang telah dikemukakan di atas, etnometodologi sebagai sebuah cabang studi sosiologi berurusan dengan pengungkapan realitas dunia kehidupan (lebenswelt) dari individu atau masyarakat. Sekalipun etnometodologi oleh beberapa pakar dipandang sebagai sebuah studi pembaharuan dalam sosiologi, etnometodologi memiliki kesamaan dengan beberapa pendekatan sosiologi sebelumnya yaitu fenomenologi, interaksionis simbolik dan Talcott Parsons (Poloma, 1994 : 283 & Coulon, 2003 : 1).
Grafinkel di saat awal memunculkan atau mengembangkan studi ini sedang mendalami fenomenologi Alfred Schutz pada New School For Social Research. Terdapat dugaan kuat bahwa fenomenologi Schutz sangat mempengaruhi etnometodologi Grafinkel. Ini terbukti dari asumsi sekaligus pendirian dari etnometodologi itu sendiri. Bagi Schutz, dunia sehari-hari merupakan dunia inter subjektif yang dimiliki bersama orang lain dengan siapa kita berinteraksi. Dunia inter subjektif itu sendiri terdiri dari realitas-realitas yang sangat berganda di mana realitas sehari-hari tampil sebagai realitas yang utama. Schutz memberikan perhatian pada dunia sehari-hari yang merupakan common sense. Realitas seperti inilah yang kita terima secara taken for granted di mana kita mengesampingkan keragu-raguan, kecuali realitas yang dipermasalahkan.

Pandangan Schutz tentang dunia sehari-sehari sebagai dunia intersunjektif yang dimiliki bersama melalui proses interaksi ini senada dengan interaksionisme-simbolik yang diperkenalkan Herbert Mead. Interaksionisme-simbolik berasumsi bahwa proses interaksi antar manusia dalam masyarakat dilangsungkan dengan simbol-simbol atau tanda. Simbol atau tanda yang hadir dalam interaksi tersebut lalu dimaknai bersama oleh mereka yang terlibat dalam interaksi tersebut. Pemaknaan ini diperoleh dengan proses tafsir berdasarkan situasi atau konteks sosial di mana interaksi itu terjadi. Asumsi itu setara dengan pendirian pokok dari etnometodologi yang hendak mengungkapkan dunia sosial berdasarkan makna akal sehat yang diterima oleh setiap individu dari situasi sosial di mana mereka hidup.

Sementara pengaruh Parsons dalam etnometodologi adalah teori aksi/tindakan yang diperkenalkan oleh Parsons. Dalam teori tindakannya, Parson berpendapat bahwa motivasi yang mendorong suatu tindakan individu selalu berdasarkan pada aturan atau norma yang ada dalam masyarakat di mana seorang individu hidup. Motivasi aktor tersebut menyatu dengan model-model normatif yang ditetapkan dalam sebuah masyarakat yang ditujukan untuk mempertahankan stabilitas sosial itu sendiri. Asumsi Parson ini senada dengan dengan pendirian etnometodologi, terutana dari Garfinkel dan Douglas yang mengatakan bahwa seseorang di dalam menetapkan sesuatu apakah tindakan/perilaku, bahasa, respon atau reaksi selalu didasarkan pada apa yang sudah diterima sebagai suatu kebenaran bersama dalam masyarakat (common sense)
Etnometodologi dalam keseluruhan studi sosiologi sendiri sekalipun diangap sebagai bentuk kritik terhadap pendekatan-pendekatan sosiologi konvesional tetap saja tidak melepaskan diri dari pendekatan-pendekatan sosiologi terdahulu. Keungglan etnometodologi sendiri adalah bahwa pendekatan studi ini secara radikal membiarkan setiap situasi berbicara tentang dirinya tanpa melakukan intervensi perspektif (ilmiah) seorang peneliti ke dalamnya. Etnometodologi sendiri skeptis terhadap setiap defenisi mengenai dunia sosial yang dibuat oleh sosiologi. Etnometodologi membebaskan setiap situasi untuk mendefenisikan dirinya sendiri. Seorang etnomotolog di dalam menghadapi realitas hanya bisa melihat dan mendengar lalu melukiskan apa yang sedang terjadi di sana....

Sabtu, 27 Desember 2014

Jual Buku (Habitus x modal) + Ranah = Praktik Pengantar Paling Komprehensif kepada Pemikiran Pierre Bourdieu Penulis: Richard Harker

Jual Buku Habitus (Habitus x modal) + Ranah = Praktik  Pengantar Paling Komprehensif kepada Pemikiran Pierre Bourdieu  Penulis: Richard Harker
Buku Habitus (Habitus x modal) + Ranah = Praktik
Pengantar Paling Komprehensif kepada Pemikiran Pierre Bourdieu. Harga Rp 72.000
Penulis: Richard Harker, Cheelen Mahar, Chris Wilkes (ed)
Terbit : Desember 2009
Cetakan Ke : 2
Kategori : Filsafat
Divisi : Jalasutra
Halaman: xl + 320
Ukuran: 15 x 21 cm
ISBN: 979-3684-27-5
Tersedia 1 buah
===
Pierre Felix Bourdieu (1 Agustus 1930-23 Januari 2002) merupakan salah seorang pemikir Prancis paling terkemuka di penghujung abad ke-20. Dikenal sebagai sosiolog, antropolog, juga filsuf dan para masa akhir hidupnya sebagai jawara gerakan anti-globalisasi. Karyanya memiliki cakupan bahasan yang luas, mulai dari etnografi hingga seni, sastra, pendidikan, bahasa, selera kultural, dan televisi. Pada akhir 1980-an, Bourdieu bahkan telah menjadi salah seorang ilmuwan humaniora Prancis yang paling sering dikutip dalam pelbagai tulisan para pemikir di seluruh dunia. Kini, Bouedieo tak ubahnya mahaguru, Bour-dieu (dewa), dan buku ini merupakan pintu masuk yang baik bagi pembaca kajian sosial atau cultural studies.
Buku pengantar ini merupakan hasil kerja kolektif tujuh orang akademisi anggota Friday Morning Group, sebuah kelompok studi di Univeresitas Massey yang rutin mendiskusikan karya-karya Bourdieu, bukan melalui sebuah proses penyederhanaan atau penyajian, melainkan melalui penjelajahan atas kompleksitas (dan konsistensi) pelbagai ide dan motode kerjanya di pelbagai lintas bidang kajian.
Di dalam buku ini, pemikiran Bourdieu dikaji secara komprehensif dengan susunan:
Bab 1 berisi paparan mengenai perangkat dan metode konseptual Bourdieu
Bab 2 berisi pengantar kepada Bourdieu melalui analisis atas karya maupun karirnya yang disusun berdasarkan wawancara dengan Bourdieu
Bab 3 meninjau kembali kontrribusi etnografis Bourdieu dimulai dengan karya pertamanya di Aljazair
Bab 4 menelaah secara detil pandangan Bourdiou tentang pendidikan.
Bab 5 memeriksa hubungan karya Bourdieu tentang kelas dengan tradisi Marxis
Bab 6 menjajaki pemikiran dalam wilayah estetika
Bab 7 menelaah ketertarikan Bourdieu pada bahasa dan kekuasaan
Bab 8 membahas refleksitas proyek sosiologis Bourdieu melalui penyuguhan “komentar Bourdieu atas Bourdieu”
Bab 9 tinjauan ulang atas kritik, karya baru, dan komentar terhadap Bourdieu.
Buku ini merupakan pengantar kepada pemikiran Pierre Bourdieu yang cukup sering dikutip dan dirujuk, dengan kajian komprehensif atas beberapa aspek utama pemikiran Bourdieu, dan menariknya, para penulis dalam kumpulan tulisan ini saling merujuk pada tulisan satu sama lain, tampak bahwa buku ini memang dibuat dengan kerja kolektif yang baik dan solid. []
Catatan Pakar
Teori Bourdieu memberi kerangka yang lebih jelas, praktis, dan komprehensif dalam menjawab pelbagai masalah sosial yang belum terselesaikan oleh pemikir-pemikir sosial pendahulunya, terutama persoalan dikotomis dalam teori sosial. Dengan karya-karyanya, Bourdieu seperti mengajak kita untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kerangka pikir Platonian, Aristotelian, Cartesian, Saussurian dan Strukturalisme, Marxisme, Fenomenologi, serta segala bentuk pendekatan deterministik dan mekanistik dalam ilmu sosial. []
(Bagus Takwin, penulis Filsafat Timur, Akar-Akar Ideologi, Akademos, dan Bermain-main dengan Cinta). 

Selasa, 01 Juli 2014

Jual Buku Bebetei Uma; Kebangkitan Orang Mentawai : Sebuah Etnografi

Jual Buku Bebetei Uma, kebangkitan Orang Mentawai

 Judul Buku : Bebetei Uma; Kebangkitan Orang Mentawai : Sebuah Etnografi
Penulis : Bambang Rudito
Harga Rp 55.000
Penerbit : Gading Publishing, Cet.1, Yogyakarta 2013
Tebal : xxii + 208 hlmn.
Ukuran : 14.5 cm x 21 cm
Kondisi Baru

Sabtu, 26 April 2014

Jual Buku Pergelaran, Sebuah Mozaik Penelitian Seni-Budaya / Lono Simatupang

Jual Buku Pergelaran, Lono Simatupang, Jalasutra, Title / Judul: PERGELARAN
Sebuah Mozaik Penelitian Seni-Budaya
Harga Rp 85.000Pengarang: Lono Simatupang
Ukuran:  15 x 23 cm
Halaman: xl+312 hlm
Format: paperback
ISBN 978-602-8252-87-4
Kondisi Baru

Sinopsis
Perkembangan dan pertumbuhan ilmu pengetahuan berhubungan secara dialektis dengan perubahan realitas material, praktik, maupun pergaulan umat manusia yang didorong oleh faktor-faktor yang berada di luar wilayah akademis. Di dalam ranah akademis sendiri, dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan tumbuh dan berkembang lewat penambahan objek kajian dengan hal-hal yang sebelumnya belum dipertanyakan, lewat penerapan perspektif baru terhadap objek kajian yang sama, atau gabungan keduanya. Tersirat di dalam pernyataan itu, bahwa pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dicapai lewat penelitian.

Gerak dinamis serupa ini terjadi pula dalam disiplin keilmuan yang menempatkan seni sebagai objek kajiannya. Tulisan ini dimaksudkan sebagai pengantar mengenai pergeseran perspektif yang terjadi dalam kajian seni. Pembahasan akan difokuskan pada munculnya kecenderungan pendekatan yang memberi penekanan pada pergelaran (performance) – atau yang sering dikenal sebagai performance centered approach. Pada beberapa bagian akan dipaparkan secara singkat tentang pemikiran fenomenologi – aliran filsafat yang melatarbelakangi munculnya pergeseran pendekatan tersebut.

Buku ini menyajikan bagaimana perspektif fenomenologi memberi pengaruh pada minat antropologi untuk meneliti perihal pengalaman. Buku ini juga membahas pendekatan yang terpusat pada pergelaran; termasuk keterkaitan antara performance centered approach ini dengan metode etnografi.

Jumat, 25 April 2014

Jual Buku Sistem Hukum Jawa Abad ke 18, Prapto Yuwono

Title Sistem Hukum Jawa Abad ke 18
Harga Rp 25.000 TERJUAL
Penulis : Prapto Yuwono
Penerbit Wedatama Widya Sastra,
Tahun : 2003
Tebal : 90 halaman
Kondisi : Stok lama, Bagus

Daftar Isi (sebagian)
Kondisi sosial masyarakat Jawa awal abad ke18--11
Teks hukum Jawa--26
Struktur hukum Jawa--39
............

Selasa, 22 April 2014

Jual Buku Gayatri Chakravorty Spivak: Sang Liyan, oleh Sangeeta Ray

Jual Buku Gayatri Chakravorty Spivak: Sang Liyan (dialihbahasakan dari Gayatri Chakravorty Spivak: In Other Words by Sangeeta RayJudul / Title :Gayatri Chakravorty Spivak: Sang Liyan
Harga Rp 55.000
(dialihbahasakan dari Gayatri Chakravorty Spivak: In Other Words by Sangeeta Ray, Wiley-Blackwell, India, 2009.)
Penulis Sangeeta Ray
Alih Bahasa: Sunaryono Basuki Ks

Penerbit: CV. Bali Media Adhikarsa 
Cetakan Pertama:2014,
Tebal viii + 208 hlm, 
Ukuran 15 x 23 cm
ISBN: 978-602-1914-93-9

Kondisi Bagus

Sinopsis
Melalui buku ini Sangeeta Ray hendak menawarkan kajian teoretis dan kritis terhadap tulisan-tulisan Gayatri Chakravorty Spivak. Spivak sendiri awalnya menjadi dikenal publik sebagai penerjemah dan penafsir karya penting Derrida, Of Grammatology, yang selanjutnya menjadi literatur yang berjasa dalam usahanya membangun dan membentuk kajian poskolonial. Buku ini memuat garis besar pemikiran Spivak melalui pembacaan cermat terhadap gagasannya dalam pelbagai tema. Ray mengacu pada Spivak dalam upayanya mengembangkan metodologi pembacaan karya-karyanya – menapaki pemikiran Spivak sekaligus menemukan kembali intisari pemikiran dari tulisan awal sampai dengan tulisannya yang terbaru.
Topik maupun konsep kunci pemikiran Spivak yang dibahas dalam buku ini:

• topik mengenai kesusastraan, feminisme, etika, poskolonialitas, kekerasan dan perang
• perdebatan seputar kajian feminis dan poskolonial
• mengangkat signifikasi pemikiran Spivak untuk disiplin kajian lain seperti etnografi, sejarah, filsafat dan cultural studies.
Tentang Penulis
Sangeeta Ray, pengkaji kritik sastra feminis poskolonial; seorang Profesor Kajian Bahasa Inggris di University of Maryland di College Park. Karyanya antara lain: En-Gendering India: Woman and Nation in Colonial and Postcolonial Narratives (2000) dan ko-editor A Companion to Postcolonial Studies (Wiley-Blackwell, 2000).
Daftar Isi
1. Menulis Autobiografi, Menulis Spivak: Pengganti
Sebuah Kata Pengantar 1
2. Membaca dan Mengajar Sastra: Bagaimana
Membentuk Jiwa 37
3. Membaca Singularitas, Membaca Perbedaan: Sebuah
Etika Mengenai yang Mustahil 93
4. Membaca Perempuan, Membaca Esensi: Bagaimana
dengan Gender 151
Daftar Pustaka 195
Indeks 203

Minggu, 30 Maret 2014

Jual Buku Metode Etnografi James Spradley

Jual Buku METODE ETNOGRAFI, Pengarang :James P. SpradleyJudul: Buku    METODE ETNOGRAFI
Pengarang :James P. Spradley
Harga :Rp. 55.000
Penerbit Tiara Wacana
ISBN :979-8120-69-8   
Cet/ Edisi :Edisi 2,Terbit :2007   
Bahasa :Indonesia; Tebal :xxiv + 348   
Kertas Isi :HVS Cover : Soft   
Ukur :14,5 x 21cm ;Berat :500grm  
Kondisi : Baru   

DAFTAR ISI : 
BAGIAN SATU:
PENELITIAN ETNOGRAFI    

BAB I. ETNOGRAFI DAN KEBUDAYAAN   
-    Kebudayaan        
-    Membuat Kesimpulan Budaya    
-    Untuk Apa Etnografi Itu?
•   Memahami rumpun manusia       
•   Etnografi dalam melayani manusia         
BAB II. BAHASA DAN PENELITIAN LAPANGAN 
-    Bahasa dan Penemuan    
-    Bahasa dan Deskripsi Etnografis
BAB III. INFORMAN      
-    Kekaburan dengan Peran Tradisional     
-    Kekacauan dengan Beberapa Peran Ilmu Sosial 
•   Subjek     
•   Responder
•   Pelaku      
-    Beberapa Prinsip Etika    
•   Mempertimbangkan informan terlebih dahulu    
•   Mengamankan hak-hak, kepentingan dan sensitivitas informan 
•   Menyampaikan tujuan penelitian
•   Melindungi privasi informan       
•   Jangan mengeksploitasi informan
•   Memberikan laporan kepada informan    
BAGIAN DUA:
ALUR PENELITIAN MAJU BERTAHAP      
LANGKAH I. MENETAPKAN INFORMAN   
-    Tujuan     
-    Enkulturasi Penuh
-    Keterlibatan Langsung    
-    Suasana Budaya yang Tidak Dikenal     
-    Cukup Waktu      
-    Non Analitik       
LANGKAH II. MEWAWANCARAI INFORMAN      
-    Tujuan     
-    Percakapan Persahabatan
-    Wawancara Etnografis    
LANGKAH III. MEMBUAT CATATAN ETNOGRAFIS      
-    Tujuan     
-    Bahasa dan Catatan Etnografis   
•   Prinsip identifikasi bahasa
•   Prinsip harfiah     
-    Jenis-jenis Catatan Lapangan      
•   Laporan ringkas   
•   Laporan yang diperluas   
•   Jurnal penelitian lapangan
•   Analisis dan interpretasi  
LANGKAH IV.  MENGAJUKAN PERTANYAAN DESKRIPTIF    
-    Tujuan     
-    Proses Hubungan
•   Keprihatinan        
•   Penjajagan
•   Kerja sama
•   Partisipasi
-    Beberapa Pertanyaan Tenografis 
-    Pertanyaan Deskriptif     
1. Pertanyaan grand tour      
2. Pertanyaan mini tour        
3. Pertanyaan contoh
4. Pertanyaan pengalaman   
5. Pertanyaan bahasa-asli     
LANGKAH V. LANGKAH ANALISIS WAWANCARA       
-    Tujuan                 
-    Analisis Etnografis          
-    Suatu Teori Relasional tentang Makna   
•   Simbol     
•   Sistem makna      
-    Domain
•   Struktur domain  
•   Melakukan pencarian domain pendahuluan        
LANGKAH VI. MEMBUAT ANALISIS DOMAIN     
-    Tujuan
-    Analisis Domain  
•   Beberapa hubungan semantik     
•   Hubungan semantik universal     
•   Hubungan semantik yang diekspresikan oleh informan
-    Langkah-langkah dalam Analisis Domain          
LANGKAH VII. MENGAJUKAN PERTANYAAN STRUKTURAL
-    Tujuan
-    Beberapa Prinsip untuk Mengajukan Pertanyaan Struktural       
•   Prinsip konkuren 
•   Prinsip penjelasan
•   Prinsip pengulangan        
•   Prinsip konteks    
•   Prinsip kerangka kerja budaya    
-    Jenis-jenis Pertanyaan Struktural
1. Pertanyaan pembuktian    
2. Pertanyaan istilah pencakup         
3. Pertanyaan istilah tercakup          
4. Pertanyaan kerangka substitusi    
-    Kartu untuk Memilih Pertanyaan Struktural       
LANGKAH VIII. MEMBUAT ANALISIS TAKSONOMIK   
-    Tujuan     
-    Memilih Fokus Sementara
-    Taksonomi Bahasa Penduduk Ash         
-    Analisis Taksonomik       
LANGKAH IX. MENGAJUKAN PERTANYAAN KONTRAS        
-    Tujuan     
-    Prinsip-prinsip Penemuan dalam Studi Makna   
•   Prinsip Relasional
•   Prinsip Kegunaan
•   Prinsip Kemiripan
•   Prinsip Kontras    
-    Pertanyaan Kontras         
1. Pertanyaan pembuktian perbedaan          
2. Pertanyaan perbedaan langsung   
3. Pertanyaan perbedaan diadik       
4. Pertanyaan perbedaan triadik      
5. Pertanyaan yang memilih rangkaian kontras        
6. Permainan dua puluh pertanyaan 
7. Pertanyaan rating 
LANGKAH X. MEMBUAT ANALISIS KOMPONEN
-    Tujuan
-    Analisis Komponen         
-    Langkah-langkah dalam Membuat Analisis Komponen 
-    Dimensi Kontras
LANGKAH XI. MENEMUKAN TEMA-TEMA BUDAYA
-    Tujuan
-    Tema-Tema Budaya        
•   Pimsip kognitif    
•   Tersirat atau tersurat        
•   Tema sebagai hubungan  
-    Beberapa Strategi untuk Membuat Suatu Analisis Tema
•   Melebur   
•   Membuat suatu inventaris budaya          
•   Membuat suatu analisis komponen untuk berbagai domain rakyat         
•   Mencari kemiripan di antara berbagai dimensi kontras   
•   Mengidentifikasikan domain-domain yang mengatur    
•   Membuat diagram skematis suasana budaya      
•   Mencari tema-tema universal      
•   Menulis ikhtisar ringkas tentang suasana budaya
•   Membuat beberapa perbandingan dengan berbagai suasana budaya yang hampir sama
LANGKAH XII. MENULIS SUATU ETNOGRAFI    
-    Tujuan
-    Proses Peneriemahan       
•   Beberapa tahapan dalam penulisan etnografi      
-    Lingkah-langkah dalam Menulis Suatu Etnografi          
LAMPIRAN A
LAMPIRAN B
LAMPIRAN C
DAFTAR PUSTAKA


Selasa, 25 Maret 2014

Sell Books > Jual Buku Alif Lam Mim Kearifan Masyarakat Sasak

Buku Alif Lam Mim Kearifan Masyarakat Sasak, John Ryan Bartholomew, Tiara Wacana,
Judul : Alif Lam Mim Kearifan Masyarakat Sasak
(judul Asli : Alif lam Mim: Reconciling Islam,Modernity and Tradition in an Indonesian Kampung 1999)
Harga Rp 27.000 OFF
Penulis John Ryan Bartholomew
Alih Bahasa: Imron Rosyidi
Penerbit Tiara wacana 2001
xiii + 233 hlm; 14,5 x 21 cm
ISBN: 979-9340-29-2
Berat 0.3 kg
Kondisi bagus,stok toko, lawas.
Minat sms.wa : 0896-6116-2026 
BBM 3300A029

Hampir selalu digemari oleh para teoritisi sosial untuk membuat penilaian bahwa tradisi dalam banyak hal bertentangan dengan Islam maupun modernitas. Sepintas, hal itu bias dibenarkan kalau kita melihatnya secara linier. Elemen-elemen pembentuknya sering diargumentasikan secara berbeda, yang pertama diasosiasikan dalam keterbelakangan, tidak modern, melihat ke masa lalu, sementara dua hal yang kedua diargumentasikan dipenuhi dengan anggapan-anggapan kemodernan, melihat masa depan dan sebagainya.

Uniknya, bila kegemaran di atas diterapkan dalam kasus masyarakat Sasak, dalam buku ini fokus kajiannya pada peran masjid Al Jibril sebagai representasi organisasi ??tradisionalis?, Nahdlatul Wathan, Masjid Al Aziz sebagai representasi organisasi ?organis??Muhammadiyah, tidak bisa seluruhnya dipegangi. Meskipun kedua masjid serta jamaahnya dipermukaan melihat tradisi secara berbeda, tetapi dalam banyak hal justru saling menciptakan kovergensi. Meski dengan klaim-klaim pertentangannya, sikap terhadap tradisi Sasak justru memberikan kearifan keduanya tentang bagaimana masyarakat Sasak melihat masa depannya dengan adanya perubahan (sosial, ekonomi dan politik) yang dialami secara cepat dewasa ini.

Daftar Isi

        Bab 1.Pendahuluan
        Bab 2.Setting Etnografi Demen
        Bab 3.Sejarah Islam Di Lombok
        Bab 4.Skisma Tradisionalis dan Modernis dalam Islam: Nahdlatul Wathan dan Muhammadiyah
        Bab 5.Perkawinan Adil
        Bab 6.Perjodohan Perkawinan
        Bab 7.Seremoni Perkawinan
        Bab 8.Kesimpulan
    Apendiks A. Sebuah Catatan Tentang Penelitian
    Bibliografi
    Indeks