Tampilkan postingan dengan label Galang Press. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galang Press. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Desember 2015

Selasa, 10 November 2015

Tubuh dan Bahasa

Aspek Aspek Linguistis Pengungkapan pandangan Masyarakat Lewolema terhadap Kesehatan
Oleh Catharina Pancer Istiyani
Penerbit Galang Press 2004
Tebal 333hlmn
stok lama, bagus,


Senin, 27 Juli 2015

Jual Buku Jejak-jejak Kirdjomuljo / Ika Yuni Purnama.

Jual Buku Jejak-jejak Kirdjomuljo, Ika Yuni Purnama.Jejak-jejak Kirdjomuljo / Ika Yuni Purnama.
Harga Rp 27.000
Main Author: Purnama, Ika Yuni.
Language(s): Indonesian
Published: Yogyakarta : Galang Press, 2002.
Edition: Cet. 1.
Subjects: Kirdjomuljo.
Authors, Indonesian > Biography.
Art and literature > Indonesia.
Artists in literature.
Physical Description: v, 128 p. : ill. ; 19 cm.

Jumat, 22 Mei 2015

Jual Novel Lalu Ada Burung, Alfred Birney

Jual Novel Lalu Ada Burung, Alfred BirneyJudul Lalu Ada Burung
Penulis : Alfred Birney
Harga : Rp 29.000
Penerbit Galang Press
Terbit : 2002
Bahasa : Indonesia
ISBN : 9799341566
Cover : Soft Cover
Halaman : 264
Berat Buku : 260gram
Dimensi(LxP) :18X11
Stok : 1
Kondisi : stok lama, Bagus

Jumat, 01 Mei 2015

Jual Buku MEMBONGKAR SUPERSEMAR, Baskara T.Wardaya, SJ

Jual Buku  MEMBONGKAR SUPERSEMAR, Oleh Baskara T.Wardaya, SJ
Buku Membongkar SUPERSEMAR, dari CIA hingga Kudeta merangkak melawan Bung Karno,
Oleh Baskara T.Wardaya, SJ
Harga Rp 60.000 TERJUAL LPG 17/5
Penerbit Galang Press
Tahun Terbit 2007
ISBN 9792399097
Tebal 336hlmn
Bahasa Indonesia
Kondisi Segel
Tersedia 1 Buah

Buku ini setidaknya memiliki tiga relevansi. Pertama, ia mengajak pembaca untuk melihat Supersemar tidak hanya sebagai selembar surat perintah dengan segala kontroversi dan teori konspirasi di baliknya, melainkan mencermatinya dalam konteks yang lebih luas. Konteks itu meliputi prakondisi yang melahirkan maupun dampak yang ditimbulkan Supersemar.

Kedua, buku ini pada gilirannya bukanlah sekadar buku tentang Supersemar. Buku ini lebih merupakan ajakan untuk berpikir, bagaimana dengan melalui sebuah pintu masuk tertentu (dalam hal ini Supersemar), kita dapat semakin mampu "berdialog" dengan masa lalu. Ketiga, buku ini dapat dijadikan salah satu contoh upaya alternatif terhadap dogmatisasi sejarah yang biasanya datang dari kalangan penguasa.

Para peminat dan pengajar sejarah, serta siapapun yang tertarik untuk menelusuri kembali jejak masa silam bangsa Indonesia, akan menarik manfaat dari buku ini. Pemaparannya yang tak menggurui telah mampu menyuguhkan buku ini sebagai buku dengan perspektif yang terbuka, yang tentunya amat berguna entah sebagai bahan bacaan pribadi atau sebagai bahan kajian akademis. Sungguh, buku ini adalah buku sejarah yang mencoba menawarkan sejarah sebagai sebuah proses dialog kritis.


Bambang K Prihandono, Pengajar pada Program Studi Sosiologi, Universitas Atma Jaya. KOMPAS, Senin 7 Mei 2007, hal. 39.

Senin, 16 Maret 2015

Jual Buku Kamus Gestok, oleh Hersri Setiawan

Jual Buku Kamus Gestok, Hersri Setiawan,Buku Kamus Gestok,
Harga  Rp 39.000 OFF
Penyusun  Hersri Setiawan
Tebal, 316hlm
Terbit 2003
Penerbit Galang Press
ISBN 9799341817
Bahasa Indonesia
Kondisi Baru, fisik stok lama


Kamus kata/istilah/hal/peristiwa seputar, atau yang berhubungan dengan, Peristiwa G30S tahun 1965 di Indonesia.

Jumat, 06 Maret 2015

Jual Buku Mafia Migas VS Pertamina, Membongkar Skenario Asing di Indonesia / Ismantoro Dwi

Jual Buku Mafia Migas VS Pertamina, Membongkar Skenario Asing di Indonesia, Ismantoro DwiMafia Migas
Mafia Migas VS Pertamina, Membongkar Skenario Asing di Indonesia
Harga Rp 40.000
Penulis : Ismantoro Dwi Yuwono
ISBN: 9786029431308
November 2013
Penerbit: Galang Pustaka
Ukuran: 13,5 x 20 cm
Halaman: 184
Bahan:
Berat: 167 gram

Minggu, 04 Januari 2015

Jual Buku Soeharto Sehat / Asvi Warman Adam

Jual Buku Soeharto Sehat, oleh Asvi Warman Adam dkk Penerbit : Galang Press
Buku Soeharto Sehat  .HargaRp 45.000
oleh Asvi Warman Adam dkk
Penerbit : Galang Press       
Sampul     : Soft Cover
ISBN     : 9792499512
ISBN13     : 9789792499513
Bahasa     : Indonesia
Halaman : 297
Dimensi : 130 mm x 200 mm
Kondisi : Stok lama, segel

 Suvenir untuk Presiden Kedua negeri ini "Bapak Pembangunan" penerima Surat Perintah Sebelas Maret SOEHARTO sehat berkisah tentang kematian demokrasi dan hilangnya HAM pada era Orde Baru. Ditulis bukan atas dasar dendam atau bahkan kebencian, tetapi agar keadilan dan demokrasi tersemai di negeri ini. Apapun alasannya, pemeriksaan terhadap Soeharto -tokoh tunggal Orde Baru- tidak arif bila dihentikan! - Hersri Setiawan Sistem pemerintahan yang diwariskan Soeharto merupakan suatu kleptokrasi, bukan demokrasi, yakni rezim yang bertujuan utama merampok kekayaan negeri yang diperintahnya. - Geoge Junus Aditjondro Bagaikan balon besar, Orde Baru ternyata rentan terhadap tusukan jarum sekecil apapun. - Baskara T. Wardaya

Jual Buku Tommy Soeharto - I ll be back / Erwiyantoro

Jual Buku Tommy Soeharto - I ll be back, oleh Erwiyantoro
Buku Tommy Soeharto - I ll be back .Harga Rp 45.000
by  Erwiyantoro dan Endang Suherman,
Penerbit Galang Press
ISBN: 9792499555
Terbit: 2006
Halaman : 334
Kondisi : Stok lama, Bagus
Tersedia 1

Mengikuti jejak Tommy Soeharto dari hari ke hari, sejak ia menjadi buronan polisi, bahkan jauh sebelum itu, selalu menarik. Pada September 2006, jika jadual ini tidak meleset, dia akan dibebaskan dengan bersyarat.Putra kesayangan mantan presiden Soeharto itu memperolehremisi setelah 2/3 masa hukumannya.

Sebelumnya, Tommy menghuni Lapas Narkotika Cipinang dan pernah di Nusakambangan. Dia dijatuhi hukuman 18 bulan penjara, karena terlibat kasus ruislag PT Goro Batara Sakti dengan Bulog bersama Ricardo Gelael. Ricardo memilih masuk penjara, tapi Tommy kabur bahkan dituduh mengotaki pembunuhan Hakim Agung Syaifuddin Kartasasmita yang memutus perkaranya. Dalam kasus pembunuhan itu,Tommy dijatuhi hukuman 15 tahun pada pengadilan tingkat pertama (pengadilan negeri). Tapi, majelis hakim agung yang diketuai Bagir Manankemudian memutus PK (peninjauan kembali) Tommy dengan hukuman lebih ringan, yaitu 10 tahun penjara.

Semestinya, Tommy yang ditangkap polisi pada 29 November 2001, sebenarnya baru bebas sekitar Mei 2009. Tapi praktiknya, remisi yang diterima Tommy sungguh luar biasa: ia memperoleh remisi sekitar 28 bulan 75 hari.

Apa rencana Tommy setelah bebas nanti? Yang pasti ia akan melanjutkan usahanya. 'I'll be back soon!'

Minggu, 14 Desember 2014

Jual Buku Birokrasi Militer dan Partai Politik dalam Negara Transisi / Zainuddin Maliki

Jual Buku Birokrasi Militer dan Partai Politik dalam Negara Transisi, Penulis: Zainuddin Maliki, Penerbit: Galang Press
Buku Birokrasi Militer dan Partai Politik dalam Negara Transisi
Penulis: Zainuddin Maliki. Harga Rp 55.000
sms.wa 0896-6116-2026
Penerbit: Galang Press
Tahun 2000
Tebal: 160 hlm
Kondisi: Stok lama, Bagus, langka

Apakah birokrasi mampu mengubah diri atau dapat diubah dari penguasa menjadi pelayan masyarakat, dari menggunakan peraturan sebagai alat kekuasaan menjadi penegak peraturan?

Apakah TNI mampu mengubah diri atau dapat diubah dari kekuatan politik, kekuatan ekonomi, kekuatan social, dan kekuatan pertahanan dan keamanan menjadi kekuatan pertahanan atas integritas territorial Negara Republik Indonesia?

Dan apakah partai politik mampu mengubah diri atau dapat diubah dari sekedar Organisasi Peserta Pemilu (OPP) menjadi wadah yang dimiliki dan dikendalikan oleh rakyat para anggotanya, dari sekedar alat mencari dan mempertahankan kekuasaan menjadi media partisipasi politik rakyat, saluran kewenangan dan legitimasi kewenangan dari rakyat, dan sarana integrasi nasional?

Singkat kata, apakah Birokrasi, TNI, dan partai politik mampu menjadi pilar Negara-bangsa yang demokratis? Bacalah buku ini untuk mendapatkan jawaban pertanyaan tersebut.
----Prof. Ramlan Surbakti, MA., Ph.D., Guru Besar Perbandingan Politik Universitas Airlangga

Kamis, 13 November 2014

Jual Buku Aku Eks Tapol /: Hersri Setiawan

Jual Buku Aku Eks Tapol, Penulis: Hersri Setiawan, Penerbit: Galang Press, Buku Aku Eks Tapol
Harga Rp 80.000
Penulis: Hersri Setiawan
Penerbit: Galang Press,
Tahun : 2003
Kertas : Hvs
Tebal: 473 hlm
Kondisi: Stok lama ,segel penerbit

Dalam buku “Aku Eks Tapol” memang dikisahkan pengalaman masa kecil Hersri dan kegiatannya di Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat). Organisasi ini didirikan 17-8-1950 untuk mengimbangi Sticusa yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia-Belanda seusai KMB (Konferensi Meja Bundar). Lekra melakukan kegiatan turba (turun ke bawah), artinya penggiat kesenian itu turun ke desa untuk melakukan “sama kerja, sama makan, sama tidur” dengan petani. “Seni untuk Seni” atau “Seni untuk Rakyat” tampaknya wacana yang kini perlu diperdebatkan kembali. Dalam buku ini Hersri membahas tentang kesenian rakyat seperti lagu “Hidup di Bui”, “Genjer-genjer”, Himne “Bagimu Negeri”, Soyang (opera anak petani di bawah bulan purnama), Ketoprak, dll. Posisinya pada organisasi ini yang membuat Hersri akhirnya dibuang ke pulau Buru.

Minggu, 03 Agustus 2014

Minggu, 06 Juli 2014

Sell Books > Jual Buku Pluralisme Borjuis, Kritik atas nalar Pluralisme Cak Nur / Nur Khalik Ridwan

Jual Buku Pluralisme Borjuis, Kritik atas nalar Pluralisme Cak Nur  Nur Khalik RidwanJudul: Pluralisme Borjuis, Kritik atas nalar Pluralisme Cak Nur
Penulis: Nur Khalik Ridwan
Penerbit: Galang Press
Tahun: 2002
Tebal: xx + 406 hlm
Ukuran: 14x19 cm.
Kondisi: Bagus ,Bukan Bekas,1 buah, stok lama
Harga Rp 84.000
Berdasarkan hasil lacakan atas genealogi keluarga dan komunitas sosialnya, Khalik menyebut Cak Nur berasal dari lingkaran Islam borjuis. Tipologi Islam borjuis digunakan Khalik untuk mengidentifikasi kelas mengengah atas muslim perkotaan yang secara ekonomi mapan, ideologinya condong ke Masyumi-HMI, dan cenderung mengusung simbol-simbol Islam formal. Menurut Khalik, pluralisme Cak Nur, yang bertumpu pada gagasan Islam agama universal, tetap berputar di orbit komunal partikular karena masih melihat kebenaran agama lain dengan perspektif agama sendiri.
PROF. Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur) merupakan ikon pembaruan pemikiran dan gerakan Islam di Indonesia. Gagasan tentang pluralisme menjadikan Cak Nur intelektual muslim garda depan. Terlebih di saat Indonesia sedang terjerumus di ambang kemelelehan dan disintegrasi bangsa, entah akibat keragaman etnisitas, subkultur, identitas agama, dan disorientasi politik. Nur Khalik Ridwan, melalui buku Pluralisme Borjuis (Kritik atas Nalar Pluralisme Cak Nur) ini, melakukan kajian kritis atas gagasan pluralisme Cak Nur.

Peneliti jebolan IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, ini menganggap pemikiran Cak Nur, kendati memiliki tingkat liberalisasi tinggi, serta didukung penguasaan khazanah Islam klasik dan modern, telah menjadi semacam rezim kebenaran atau hegemoni intelektual bercorak logosentris. Pribadinya cenderung dikultuskan, dan gagasannya "disakralkan". Nah, pluralisme Cak Nur inilah yang dikaji Khalik dengan perspektif lain.

Cak Nur lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga kiai terpandang di Mojoanyar, Jombang, Jawa Timur, pada 1939. Ayahnya, KH Abdul Madjid, dikenal sebagai pendukung Masyumi. Setelah melewati pendidikan di berbagai pesantren, termasuk Gontor, Ponorogo, menempuh studi kesarjanaan IAIN Jakarta (1961-1968), tokoh HMI ini menjalani studi doktoralnya di Universitas Chicago, Amerika Serikat (1978-1984), dengan disertasi tentang filsafat dan khalam Ibnu Taimiya.

Dalam konteks ahlulkitab, Cak Nur hanya terpaku pada agama formal dan mengesampingkan "paham-paham keagamaan" masyarakat adat yang terkesan primitif namun kaya kearifan. Gagasan Cak Nur tentang sekularisasi (menghindarkan umat dari kecenderungan mengukhrawikan persoalan duniawi tanpa kecuali gagasan negara Islam) dan modernisasi (menganjurkan umat berpikir rasional dengan mendukung pembangunan) dinilai Khalik sebagai strategi buat mengelabui rezim otoritarian Orde Baru. Agar komunitas Islam borjuis tidak terus-menerus larut dalam trauma kepahitan politik dibubarkannya Masyumi.

Ide Islam yes, partai Islam no, yang diintroduksi Cak Nur saat Soeharto mengebiri partai berbasis agama dan ideologi pada awal 1970-an, dinilai Khalik sebagai strategi neo-Masyumi untuk bersimbiosis dengan kepentingan rezim, agar mereka tidak lagi dituduh mengusung formalisme Islam ke arena politik. Dan agar Soeharto memandang pewaris Masyumi menyantuni Islam substantif. Tak mengheran bila mereka banyak yang jadi petinggi Golkar dan terserap ke birokrasi pemerintahan.

Pluralisme Cak Nur, di mata Khalik, tidak memiliki sensitivitas pembebasan bagi kaum buruh, petani miskin di pedesaan, penghuni kampung kumuh, gelandangan, dan "sampah masyarakat" perkotaan lainnya yang rentan ketidakadilan sekaligus pengambinghitaman. Konsepsi Cak Nur tentang Islam sebagai agama keadilan, agama kemanusiaan, dan agama peradaban hanya bisa diakses kaum profesional dan eksekutif muda bergelimang duit, namun kerontang spiritual, melalui berbagai kursus filsafat keagamaan yang diselenggarakan Paramadina di hotel-hotel berbintang. Tak mengherankan pula bila Khalik menyebut kinerja Cak Nur sebagai pluralisme borjuis.

Sayang, kerangka sosiologi pengetahuan John B. Thompson, dalam Studies in the Theory of Ideology (1985), kurang didayagunakan Khalik untuk mempertajam hasil analisis. Kendati disajikan dengan langgam subjektivitas yang meledak-ledak, buku ini tergolong karya teologi pembebasan tahap keempat. Refleksinya sudah menggunakan metode analisis nonmarxis, berangkat bukan dari dogmatisme agama, melainkan keprihatinan iman wong kesrakat, dan menyantuni heterogenitas agama dalam perjumpaannya dengan Islam.

[J. Sumardianta, Pustakawan, tinggal di Yogyakarta]
[Buku, GATRA, Nomor 36 Beredar Senin 22 Juli 2002]

Jual Buku Politik Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Jombang.

Jual Buku Politik Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Jombang, Mahmud SujuthiJudul Buku Politik Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Jombang, Hubungan Agama, Negara dan Masyarakat,
Harga Rp 80.000
Penulis: Mahmud Sujuthi
Penerbit: Galang Press,
Tahun 2001
Tebal: 280 halaman
Ukuran 16 x 23cm
Kondisi: Bagus, Tersedia 1 buah Stok lama, bukan bekas