Buku: Identitas Urban, Migrasi, dan Perjuangan Ekonomi-Politik di Makassar
Penerbit : Desantara
Tahun Terbit : 2012
ISBN : 978-979-19646-5-4
Jumlah Halaman : 260
Harga : Rp 69,000
Editor : M. Nurkhoiron dan Ruth Indiah Rahayu
Buku yang berjudul Identitas Urban, Migrasi, dan Perjuangan Ekonomi-Politik di Makassar ini merupakan hasil proses panjang pelatihan riset sekaligus menulis etnografi dan historiografi yang dilakukan Yayasan Desantara bekerjasama dengan LAPAR Makassar pada akhir 2010 sampai awal 2011 di Makassar.
Yang menarik dari buku ini adalah, kita diajak berkeliling kota Makassar menjumai orang-orang yang selama ini tak tercatat dalam buku-buku kebijakan perkotaan. Buku ini menawarkan perspektif baru, melihat sudut-sudut kota, baik dari bangunan-bangunan fisik maupun para penduduk yang jarang didiskusikan dan dijadikan oleh para pengambil kebijakan kota sebagai referensi kebijakan.
Sedia dan Jual Buku Referensi Skripsi.:Thesis dan Research Bidang: Filsafat.Sosiologi.Antropologi.Pemerintahan.Hubungan Internasional. Politik.Komunikasi.Psikologi.Sejarah.Hukum.Pendidikan.Sastra Budaya dan Bahasa.
Tampilkan postingan dengan label Penerbit Desantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbit Desantara. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 November 2015
Jumat, 17 Juli 2015
Jual Buku Kiai, Musik, dan Kitab Kuning oleh Fathuri, Mubarak Idrus

Judul Kiai, Musik, dan Kitab Kuning
oleh Fathuri, Mubarak Idrus, Rosyidi
Harga Rp 45.000
Harga Hardcopy Rp39.000
Kulit Muka:Soft Cover
ISBN13 :9789791964609
Terbit :2009
Bahasa :Indonesia
Penerbit:Desantara
Ukuran :105 mm x 170 mm
Deskripsi:
Buku ini bertujuan mengupas persoalan teks-teks Kitab Kuning mengenai kesenian dan alat-alat seni yang dihubungkan dengan kompleksitas realitas Muslim di Nusantara yang merupakan masyarakat yang sangat lekat dengan kesenian dan alat-alat seni dalam kehidupan rutin sehari-hari. Dalam buku ini ditunjukkan refleksi dan pengalaman pribadi sepuluh kiai, ulama, ustad tentang seni dan alat-alatnya dengan Kitab Kuning. Islam sendiri dalam teks-teks kitab klasik pada dasarnya menghalalkan seni musik. Ada beberapa ulama yang mengharamkan, tapi hadits-hadits yang digunakan sebagai dasar semuanya lemah. (KH Wasil Sarbini, pengasuh pondok pesantren Raudhatul Ulum, Sumber Waringin, Sukowono, Jember)
Minggu, 03 Mei 2015
Jual Buku Hadis Hadis Kebudayaan, KH. Adib Masruhan

Judul Buku Hadis-hadis Kebudayaan
Editor: KH. Adib Masruhan
Harga:Rp 18.000
Pengantar : Ahmad Tohari
Penerbit:Desantara
Tahun Terbit:2004
ISBN:79-96461-5-7
Jumlah Halaman: 188
Kondisi : stok lama, bagus, bukanbekas
Deskripsi
'''''''''
Kala para wanita mendendangkan lagu, nabi Muhammad menikmati dengan penuh perhatian bahkan nabi mengoreksi liriknya yang dianggap kurang layak. Kumpulan hadits yang bisa dipertanggungjawabkan kesahihannya ini, menunjukan bahwa Nabi Muhammad mengapresiasi berbagai bentuk kesenian, seperti tarian, nyanyian dan musik. Kesenian memiliki makna penting dalam kehidupan Nabi Muhammad. Bahkan nabi pernah menyelenggarakan festival musik dan tari di ruangan masjid. Festival itu menyuguhkan kesenian orang-orang Afrika, yang saat itu dianggap ganjil oleh kebanyakan orang Arab. Islam agama yang realistis, Islam memperhatikan tabiat dan kebutuhan manusia. Salah satu yang dibutuhkan manusia adalah keindahan seni.
Senin, 15 Desember 2014
Jual Buku Bencana Industri :Kekalahan Negara dan Masyarakat
Buku Bencana Industri: kekalahan negara dan masyarakat sipil dalam penanganan lumpur Lapindo. Harga :Rp55,000Penerbit:Desantara
Tahun Terbit:2012
ISBN :978-979-19646-6-1
Jumlah Halaman :262
Editor :Heru Prasetya
Deskripsi
Dibanding peristiwa lain, bencana adalah yang paling tajam dalam mengungkapkan struktur social dan budaya masyarakat kita. Bencana bisa tiba-tiba membeberkan dengan terang benderang kegagalan organisasi, regulasi dan sistem politik yang ada. Bencana memberi kemungkinan dan peluang untuk mengamati aspek-aspek dalam proses dan struktur social yang tersembunyi dan tidak tampak dalam keseharian.
Karena itu, mengamati lumpur Lapindo juga berarti akan membuka jalan pada pemahaman kita atas struktur social yang lebih luas. Telaah atas berbagai aspek menyangkut lumpur Lapindo bisa membawa kita pada pemahaman baru mengenai apa yang sesungguhnya terjadi dalam kehidupan social kita sebagai warga negara. Penulisan buku ini berangkat dari pijakan seperti itu.
“Buku ini menegaskan kembali kekuatan pemodal besar yang dapat mengalahkan kepentingan masyarakat. Namun yang membedakan karya ini dengan karya-karya lain adalah kerja keroyokan dalam membahas satu persoalan, yakni skandal lumpur Lapindo yang membawa korban bagi ribuan warga setempat..”,
Langganan:
Postingan (Atom)

