Minggu, 23 November 2014

Sabtu, 22 November 2014

Jual Buku Sejarah Maritim Indonesia /Abd Rahman Hamid

Jual Buku Sejarah Maritim Indonesia, Penulis Abd Rahman Hamid, Penerbit ;OmbakBuku    Sejarah Maritim Indonesia
Harga Rp 50.000 Penulis ;Abd Rahman Hamid
Penerbit ;Ombak
Tebal; 262hlm
Ukuran ;14 x21
Kondisi : Segel Baru,Tersedia 1 buah
SINOPSIS :

Aspek maritim sangat penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Sejak dikenalnya jalur perdagangan laut di Asia Abad 1 M, Nusantara bagian barat memetik manfaat dari interaksi perdagangan maritime. Di sepanjang jalur ini, terbentuk kantong-kantong niaga (imperium). Dalam proses itu tersiar agama Hindu dan Budha, kemudian Islam dan Kristen. Selain itu, terjadi juga proses alih pengetahuan dan kreasi teknologi perkapalan. Kapal Galey misalnya, yang merupakan jenis kapal perang Arab diproduksi oleh pandai kapal Portugis, dan ditemukan di kawasan timur Nusantara.

Buku ini menyajikan risalah kerajaan-kerajaan Nusantara di masalalu yang pernah Berjaya dalam memanfaatkan potensi kelautan. Juga keruntuhan kekuatan maritime pribumi, baik karena peralihan orientasi ke darat maupun intervensi bangsa asing dalam merebut ruang pelayaran dan perdagangan maritime. Risalah ini seyogyanya menjadi renungan bagi kita untuk membangun Negara maritim Indonesia. Dalam kerangka itulah, pemahaman sejarah maritime sangat penting agar kita tidak terpukau selamanya dalam cakrawala sejarah Indonesia yang masih banyak menyuguhkan khasanah kedaratan.

DAFTAR ISI :
BAB 1 : NEGARA KELAUTAN DAN SEJARAH MARITIM
    Pengertian
    Laut Sebagai Penghubung
    Perspektif Teoritis
    Lingkup Sejarah Maritim
    Jaringan (Masyarakat) Maritim
    Pandangan Terhadap Laut
BAB 2 : TEORI MAHAN DAN NEGARA MARITIM
    Riwayat Alfred Thayer Mahan
    Lahirnya Negara Maritim
    Naval Pover dan Sea Power
    Pengaruh Teori Mahan
BAB 3 : PELAYARAN DAN PERDAGANGAN ABAD I-XIII
    Jaringan Perdagangan Laut
    Ciri Perdagangan
    Perahu Jong dan Jung
    Kerajaan-kerajaan Pesisir
BAB 4 : KERAJAAN SRIWIJAYA ABAD VII-XIII
    Perkembangan Perdagangan Laut
    Kerajaan Sriwijaya
    Kejayaan dan Kemakmuran
    Kemunduran dan Keruntuhan
BAB 5 : ZONA MARITIM LAUT JAWA DAN MAJAPAHIT ABAD XIII-XV
    Zona Maritim Asia
    Hegemoni Majapahit
    Perdagangan dan Perkapalan
    Runtuhnya Majapahit
BAB 6 : ZONA MARITIM SELAT MALAKA ABAD XV-XVI
    Mengamankan Selat
    Kesultanan Malaka
    Pelayaran
    Perdagangan
    Perkapalan
    Undang-undang Laut Malaka
BAB 7 : MARE CLAUSUM; PELAYARAN PORTUGIS DAN SPANYOL KE NUSANTARA
    Pendahuluan
    Perkapalan
    Pelayaran
    Portugis di Malaka
    Bangkitnya Aceh dan Banten
    Portugis dan Spanyol di Maluku
BAB 8 : MARE LIBERIUM; KEBIJAKAN PERDAGANGAN BEBAS DI MAKASSAR ABAD XVI-XVII
    Kerajaan Makassar
    Mare Liberum
    Perahu dan Perkapalan
    Hukum Laut Amanna Gappa
BAB 9 : KESULTANAN (MARITIM) TERNATE DAN TIDORE
    Cengkih dan Pala; Rahmat Tuhan untuk Maluku
    Ternate dan Tidore
    Pelaut Tobelo
    Bajak Laut
    Tinjauan Akhir
BAB 10 : MEMBACA KEMBALI TEORI MAHAN

DAFTAR PUSTAKA
INDEKS
TENTANG PENULIS

Jual Buku Diagnosis Ekonomi Politik Pangan dan Pertanian /Prof. Dr. Bustanul Arifin

Jual Buku Diagnosis Ekonomi Politik Pangan dan Pertanian, Prof. Dr. Bustanul Arifin, Rajawali Pers 2007
Buku Diagnosis Ekonomi Politik Pangan dan Pertanian
Harga Rp 57,000. TERJUAL MAKASAR 24/12/14
Prof. Dr. Bustanul Arifin
Rajawali Pers 2007
14 x 21 cm, 302 hlm
Tersedia 1 buah, segel

Buku Diagnosis Ekonomi Politik Pangan dan Pertanian ini merupakan upaya nyata untuk menghimpun beberapa gagasan dan pemikiran yang pernah disampaikan penulis kepada masyarakat luas tentang persoalan, kinerja, dan rekomendasi kebijakan pangan dan pertanian Indonesia. Materi diagnosis tentang posisi strategis beras dalam kebijakan pangan, strategi revitalisasi pertanian dan pembangunan ekonomi memang sangat mendominasi pembahasan dalam buku ini. Diagnosis tentang revitalisasi pertanian itu sendiri juga melengkapi koherensi isi buku, dari sudut pandang kinerja kebijakan domestik, serta posisi Indonesia dalam perdagangan dunia.

Kekhasan buku Diagnosis Ekonomi Politik Pangan dan Pertanian ini adalah tiga pendekatan yang digunakan di dalamnya karena mengangkat secara bersama-sama tiga pilar diagnosis ekonomi politik, yaitu ikhtiar bersama, kelembagaan, dan ketidaksempurnaan pasar politik. Hal itulah yang tidak ditemukan di buku-buku sejenis yang sudah ada. Selama ini diagnosis dan analisis ekonomi politik sering terjebak pada satu pendekatan (dan terkadang subjektif) sehingga penjelasannya tidak terlalu komprehensif. Maka, dengan keunikannya itu, buku ini dapat memberikan alternatif pemahaman terhadap beberapa kasus dan kebijakan pangan, strategi revitalisasi pertanian, pembangunan ekonomi dan mengantar pada proses reformulasi kebijakan pangan dan pertanian yang lebih beradab.

---------------------------------------------

BUSTANUL ARIFIN, dilahirkan di Bangkalan, 27 Agustus 1963, meraih Sarjana Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor (1985) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang Resource Economics (1995) dari University of Wisconsin-Madison (AS). Pada tahun 2005 Arifin diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian di Universitas Lampung (UNILA), dan sejak 1997 menjadi dosen pascasarjana Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Buku-buku hasil karyanya antara lain: Ekonomi Kelembagaan Pangan; Pembangunan Pertanian; Analisis Ekonomi Pertanian Indonesia; Formasi Strategi Makro-Mikro Ekonomi Indonesia, dan lain-lain. Bustanul Arifin telah menjadi konsultan dan narasumber di berbagai lembaga nasional dan internasional, dan menulis ratusan artikel ekonomi pertanian dan ekonomi pembangunan di media massa.

Buku AGAMA PELACUR : Dramaturgi Transendental /Prof. Dr. Nur Syam, M.Si.

Jual Buku AGAMA PELACUR : Dramaturgi Transendental , Penulis Prof. Dr. Nur Syam, M.Si.  Penerbit Lkis
Buku AGAMA PELACUR : Dramaturgi Transendental 
Harga Rp 72.000 ISBN 9789792553307
Penulis Prof. Dr. Nur Syam, M.Si.
Penerbit Lkis
Tanggal terbit Oktober - 2010
Jumlah Halaman 200
Berat Buku 300grm
Jenis Cover Soft Cover
Dimensi(L x P) 14 x21

SINOPSIS BUKU
Fenomena pelacuran tidak sekadar menunjukkan adanya pola relasi gender yang timpang, mesin pengeruk uang, dan kelompok sosial yang selalu mendapat cacian dan hujatan, tetapi lebih dari itu, ia memiliki dimensi kemanusiaan yang perlu diperhatikan dengan cara empati agar kita tidak terjebak

dengan ikut-ikutan mengumpat dan menghujat mereka. Sebab, pelacur adalah juga manusia yang memiliki spiritualitas dan bahasa tersendiri dalam mengapresiasi dan berdialog dengan Tuhannya.

Buku Pragmatik dan Penelitian Pragmatik, FX Nadar

Jual Buku Pragmatik dan Penelitian Pragmatik, FX Nadar, Graha Ilmu
Buku Pragmatik dan Penelitian Pragmatik, FX Nadar, Graha Ilmu. TERJUAL

Buku SOCIOLINGUISTICS ,The Study of Societies Languages, Made Iwan Indrawan Jendra

Jual Buku SOCIOLINGUISTICS ,The Study of Societies Languages, Made Iwan Indrawan Jendra, Graha Ilmu
Buku SOCIOLINGUISTICS ,The Study of Societies Languages, Made Iwan Indrawan Jendra, Graha Ilmu. TERJUAL

Jual Buku Ajaran Rahasia Orang Jawa / Capt. R.P. Suyono

Jual Buku Ajaran Rahasia Orang Jawa, Penulis ;Capt. R.P. Suyono, Penerbit ;Lkis Judul Buku Ajaran Rahasia Orang Jawa
Harga Rp 45.000
ISBN ;97997853
Penulis ; Capt. R.P. Suyono
Penerbit ;Lkis
Tanggal terbit ;2008
Jumlah Halaman;    122
Berat Buku ;
Jenis Cover ;Soft Cover
Dimensi(L x P) 14x21
Kondisi : stok lama,bagus, bukan bekas

Jual Buku Perlawanan Kiai Desa , pemikiran dan Gerakan Islam KH Ahmad Rifa'i Kalisalak. /Dr. Abdul Djamil

Jual Buku  Perlawanan Kiai Desa , pemikiran dan Gerakan Islam KH Ahmad Rifa'i Kalisalak, Penulis Dr. Abdul Djamil, Penerbit Lkis Judul Buku  Perlawanan Kiai Desa , pemikiran dan Gerakan Islam KH Ahmad Rifa'i Kalisalak. Harga Rp 65.000
ISBN 979896697
Penulis Dr. Abdul Djamil
Penerbit Lkis
Tanggal terbit Januari - 2001
Tebal: 279
Berat Buku 250GRM
Jenis Cover : sc
Dimensi(L x P) 15X23

Sejarah Rifa’iyah, Islam berkembang menjadi gerakan sosial gerakan protes terhadap tradisional birokrasi dan penjajahan Belanda di Kabupaten Batang, Propinsi Jawa Tengah, 1850-1982.

Jumat, 21 November 2014

Jual Buku RADIKALISME LOKAL – Oposisi dan Perlawanan terhadap Pendudukan Jepang di Jawa (1942-1945)/ Anton Lucas ed.

Jual Buku RADIKALISME LOKAL – Oposisi dan Perlawanan terhadap Pendudukan Jepang di Jawa (1942-1945), Penyunting: Anton Lucas, Penerbit: Syarikat
Judul Buku: RADIKALISME LOKAL – Oposisi dan Perlawanan terhadap Pendudukan Jepang di Jawa (1942-1945),
Harga Rp 95.000 (SEMBILANPULUHlima ribu rupiah).
diterjemahkan dari Local Opposition and Underground Resistance to Japanese Occupation in Java 1942-1945, dipublikasikan pertama kali dalam bahasa Inggris pada tahun 1986
Penyunting: Anton Lucas
Penerbit: Syarikat Indonesia, diterbitkan dalam bahasa Indonesia pertama kali pada Mei 1992
Tebal: 519 halaman
Kertas Hvs
KOndisi : stok lawas, langka, segel penerbit

Penulisan sejarah Indonesia dalam periode penjajahan Jepang tidak memberi tempat signifikan bagi gerakan perlawanan anti fasis. Sebaliknya porsi besar diberikan pada gerakan kemerdekaan berlandaskan kolaborasi dengan pemerintah kolonial fasis Jepang. Dengan demikian satu-satunya perlawanan anti fasis yang ditulis dalam sejarah resmi Indonesia adalah perlawanan dari pembelotan militer bentukan Jepang. Sedangkan oposisi dan perlawanan di luar kelompok tersebut tidak ditulis sama sekali.

Kenyataannya gerakan kiri memainkan peranan penting dalam perlawanan anti fasis selama 1942-1945. Gerakan kiri anti fasis di Indonesia setidaknya terbagi dalam tiga kelompok: Pertama, kelompok PARI (singkatan terbuka sebagai Partai Republik Indonesia dan singkatan lain sebagai Proletariat Aslia Republic International) pimpinan Tan Malaka. Organisasi ini didirikan Tan Malaka setelah perpecahannya dengan para pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI), khususnya Musso-Alimin  yang menyetujui pemberontakan 1926 dimana pemberontakan tersebut berakhir dengan kegagalan, pemenjaraan, penggantungan, dan pembuangan para anggotanya ke Boven-Digul di Papua. PARI didirikan Tan Malaka bersama Subakat dan Djamaluddin Tamin dalam situasi dimana kebijakan Komunis Internasional (Komintern) semakin mengarah pada subordinasi negara-negara koloni dan superioritas Rusia. Kedua, kelompok sosial-demokrat pimpinan Sutan Sjahrir. Basis kelompok anti fasis ini mayoritas berasal dari kader-kader yang berhasil direkrut dan didik oleh Sjahrir-Hatta melalui PNI Baru (Pendidikan Nasional Indonesia) serta mahasiswa-mahasiswa progresif yang bersimpati dengan gagasan-gagasan Sjahrir. Ketiga, kelompok perlawanan komunis bentukan Munawar Musso dengan pola gerakan bawah tanah yang dikenal juga sebagai PKI Ilegal. Setelah kehancuran PKI pada 1926, Musso yang berhasil melarikan diri dari penangkapan aparat Belanda, akhirnya kembali lagi ke Indonesia pada tahun 1935 untuk membentuk kembali PKI. Kembalinya Musso berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan kongres Komintern ke-7 sekaligus membawa garis politik Popular Front. Popular Front merupakan taktik yang dicetuskan bahwa dalam rangka melawan imperialis-fasisme, Komintern menginstruksikan semua elemen komunis di seluruh dunia untuk bekerjasama dengan semua elemen demokratis untuk melawan fasisme, bahkan termasuk kaum borjuis, tuan tanah, maupun kapitalis birokrat. Jejak perlawanan anti fasis kelompok ketiga inilah yang direkam dalam Radikalisme Lokal – Oposisi dan Perlawanan terhadap Pendudukan Jepang di Jawa (1942-1945).
Tan Malaka - Sutan Sjahrir - Munawar Musso - Anti Fasis

Tan Malaka, Sutan Sjahrir, dan Munawar Musso. Ketiganya merupakan aktivis dari tiga kelompok kiri yang berbeda dengan oposisi dan penentangan terhadap fasisme Jepang.

 =========
Buku ini menghimpun tulisan-tulisan dari dua sejarawan. Pertama, Anton Lucas, yang mengangkat periode pembangunan kembali PKI secara bawah tanah oleh Musso, struktur ilegal oposisi dan perlawanan dalam bentuk sel-sel yang mana para pengurusnya saling tidak kenal satu sama lain atau menggunakan identitas samaran, kaderisasi ketat-rahasia PKI ilegal mulai dari basis buruh, pegawai, pelajar/eks-mahasiswa, hingga bantuan uang yang diperoleh dari Van Der Plas, selebaran-selebaran gelap, propaganda berita kemunduran negara-negara fasis dan perkembangan pertempuran sekutu, sampai aksi-aksi sabotase menarget industri kolonial Jepang. Sedangkan tulisan Jacques Leclerc mengangkat mengenai peran para tokoh PKI ilegal dalam perlawanan anti fasisme Jepang yang mana perannya tidak hanya tidak diberi tempat dalam penulisan sejarah Indonesia namun juga dikecilkan oleh para pimpinan PKI pasca proklamasi kemerdekaan. Peminggiran peran generasi PKI Ilegal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh tersumbatnya demokrasi internal dalam organisasi bertemu dengan falsifikasi yang lekat dengan Stalinisme. Bomber, bukan nama sebenarnya, salah satu pimpinan PKI Ilegal kemudian dicela habis-habisan karena dalam Menara Merah, selebaran gelap PKI Ilegal, menggunakan alamat di Singapore sebagai alamat palsu, dan karena liputan tentang Perang Saudara Spanyol ditulis seolah sebagai liputan langsung. Sedangkan Widarta, tokoh PKI ilegal lainnya, jadi sasaran pengadilan internal karena keterlibatannya dalam revolusi sosial di peristiwa tiga daerah serta kerjasamanya pasca proklamasi dengan Persatuan Perjuangan, kelompok oposisi anti imperialis dan anti diplomasi pimpinan Tan Malaka. Tragisnya nasib Widarta tidak hanya berakhir dengan sanksi disiplin partai namun berakhir di peluru senapan Laskar Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo), organisasi PKI di sayap pemuda.

Tidak kalah pentingnya dengan tulisan dua sejarawan tersebut, Radikalisme Lokal juga memuat kesaksian dari pelaku langsung alias para aktivis PKI Ilegal yang terlibat dalam perlawanan anti fasisme Jepang. Mereka adalah Sintha Melati, Suryana, dan Pak Cilik. Tulisan kesaksian dari mereka memberikan sumbangsih besar dalam melihat bagaimana aktivitas organisasi anti fasis bawah tanah, kerja-kerja jaringan mereka, teori dan praktek para pimpinan PKI ilegal, pengalaman hidup perjuangan yang menyaksikan kekejaman Jepang, menghadapi resiko penangkapan dan penyiksaan oleh Kenpeitai, serta interaksi mereka dengan kelompok-kelompok bawah tanah lainnya.

Kombinasi penghimpunan data oleh para sejarawan tersebut dilengkapi dengan kesaksian hidup dari para perlaku perlawanan anti fasis ini tidak hanya menjadi sumbangsih besar bagi jurang informasi akan keberadaan perlawanan anti fasisme Jepang melainkan juga bukti kuat bahwa terlepas dari segala keterbatasan, cacat, dan kelemahannya, gerakan kiri Marxis adalah gerakan yang konsisten dalam perlawanan anti penindasan, termasuk penindasan imperialisme. Bagi kaum Sosialis, buku ini penting dibaca untuk memahami, dengan menghindari perspektif sempit Stalinis di satu sisi dan perspektif sempit Stalino-phobi di sisi lain, mengenai bagaimana lokalitas perlawanan anti fasis dalam kerangka Popular Front dan dinamika organisasinya terjadi di Indonesia.



Jual Buku "Radikalisasi Gerakan Mahasiswa" Kasus HMI MPO /Ubedilah Badrun Pengantar

Jual Buku "Radikalisasi Gerakan Mahasiswa" Kasus HMI MPO, Penulis : Ubedilah Badrun, Pengantar : Dr.Ken Miichi, Penerbit : Media RaushanfekrBuku : "Radikalisasi Gerakan Mahasiswa"
Kasus HMI MPO
Harga Rp 39.000
Penulis : Ubedilah Badrun
Pengantar : Dr.Ken Miichi
Penerbit : Media Raushanfekr
Tahun Terbit : Mei 2006
Kondisi: POD
Dibawah ini adalah beberapa Komentar terhadap buku tersebut:
"Sebetulnya agenda gerakan kanan Islamis dan kiri post-Marxist itu tidak jauh. Dua-duanya menyikapi anti-hegemoni Amerika, anti-globalisasi dan anti - pasar bebas. Mereka membuat demonstrasi terhadap hal yang sama dan sering bertemu di lapangan. Inilah nampaknya bagian dari arah radikalisasi itu. Kajian tentang HMI-MPO serta buku karya Ubedilah Badrun ini bisa memahami gerakan-gerakan religius-sosial-politik di Indonesia lebih mendalam"
( Dr.Ken Miichi, Pengamat Internasional, aktif di Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) -Kyoto University).

"Buku ini harus dibaca ! meyakinkan saya bahwa dialektika gagasan, praktik serta konsistensilah yang menjadi motor penggulingan Soeharto-Orba dan masa depan demokrasi Indonesia"
(M.Fadjroel Rachman, Aktifis Mahasiswa ITB 1989 serta Presidium Wacana UI 1998. Ketua Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negera Kesejahteraan (Pedoman Indonesia).

"Perlawanan terhadap Orde Baru dan terjadinya Reformasi 1998 tak dapat dipisahkan dari perlawanan HMI-MPO. Sayangnya , pergolakan HMI-MPO tersebut belum banyak dituangkan dalam karya-karya ilmiah. Karya Ubedilah Badrun ini merupakan catatan yang sangat tepat dalam menambah banyak tinjauan tentang pergolakan anak-anak HMI-MPO dalam gerakan reformasi. Suatu tulisan yang obyektif dan teliti. Buku ini penting dibaca oleh akademisi, aktivis, dan pemerhati demokrasi"
(Syafinudin Al-Mandari, Ketua Umum PB HMI 2001-2003, Penulis buku "HMI dan Wacana Revolusi Sosial" dan " Demi Cita-cita HMI")

"Buku ini dapat menjadi bahan renungan bagi para aktivis, betapa sulitnya menjaga idealisme dan perlawanan. Kang Ubed cukup fasih memberikan pesan bahwa perubahan tidak akan berhasil baik jika apa yang dilakukan telah berseberangan dengan apa yang telah ditetapkan sebagai fondasi perjuangan. Konsistensi perjuangan dan pengorganisasian secara sistematis adalah syarat mutlak bagi Indonesia yang lebih baik. Dan itu hanya dimiliki oleh kalangan yang lebih dikenal sebagai orang pergerakan"
(Sarbini, aktivis 1998, mantan Presidium Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta -FKSMJ)